Raperda Dana Cadangan Walikota Belum Ada Titik Temu

7

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Usulan Walikota Serang untuk pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang dana cadangan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 belum menemukan titik temu antara Walikota Serang dengan Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang.

Pasalnya Walikota Serang, Syafrudin menginginkan pembuatan Raperda tentang dana cadangan untuk Pilkada tahun 2024, agar dicadangkan selama tiga tahun pertahunnya Rp10 miliar. Akan tetapi DPRD Kota Serang menginginkan anggaran dibayarkan selama dua tahun. Untuk tahu pertama dibayarkan sebesar Rp10 miliar dan tahun kedua sebesar Rp30 miliar.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sebaiknya mencadangkan dana selama tiga tahun agar tidak memberatkan Pemkot Serang.

“Nanti ada Pansus yang akan membahas bersama, Jika dua tahun anggarannya terlalu berat, jadi kalau dua tahun malah menurut kita akan mengganggu RPJMD,” ungkapnya kepada wartawan usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Serang, Senin (29/6).

Kendati demikian Walikota Serang akan mencari titik temu antara keinginan Pemkot Serang dengan DPRD Kota Serang.

Berdasarkan kajian Pemkot Serang bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang kebutuhan dana untuk Pilkada tahun mendatang membutuhkan dana sekitar Rp43 Miliar.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Ari Winanto mengatakan dana cadangan untuk Pilkada 2024 dicadangkan dalam jangka waktu dua tahun. Hal itu dikarenakan jika dicadangkan selama tiga tahun dikhawatirkan RPJMD tidak tercapai.

“Mangkannya fraksi PAN ini mendorong untuk dua tahun kedepan saja, kami ingin janji politik pak Walikota dapat dituntaskan lebih dahulu,” ungkapnya. (Rohman)