Rahmatullah Gelar Reses II 2022, Warga Keluhkan Realisasi KCS

16
Reses
Anggota DPRD Cilegon Fraksi Demokrat, Rahmatullah saat mengadakan reses di kediaman ibundanya, Senin (25/4/2022). (FOTO: ISTIMEWA).

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Manfaat Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) yang diluncurkan oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pertamarta kembali dipertanyakan.

Pertanyaan itu berasal dari Sarbini yang merupakan Ketua RT03 RW 09, Lingkungan Leuweung Sawo, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta saat menghadiri Reses II Tahun 2022 Anggota DPRD Cilegon Fraksi Demokrat Rahmatullah di kediaman ibundanya, Senin (25/4/2022).

“Saya mohon usulan ke Pak Dewan, kami dari lingkungan mohon segera direalisasikan program calon Walikota dulu. Karena apa? Di lingkungan kami banyak sekali yang mendapat kartu KCS,” kata Sarbini.

Menurut Sarbini, tidak sedikit warga di lingkungannya yang mengeluhkan tentang manfaat dari kartu tersebut. Pasalnya, mayoritas warga di lingkungannya memiliki KCS.

“Saya mohon ke Pak Dewan untuk disampaikan agar kartu yang sudah dibagikan sekian banyak itu bisa terealisasi, jangan hanya sebatas bagi kartu, manfaatnya disampaikan, cuma gunanya gak ada,” ujarnya.

Mendapat keluhan itu, Rahmatulllah menyampaikan bahwa pihaknya bersama Anggota DPRD lainnya mengaku sudah sering menanyakan fungsi dari KCS tersebut.

Meski begitu, ia berjanji akan kembali mempertanyakan apa yang janji Helldy-Sanuji yang termuat dalam KCS.

“Atas pertanyaan Pak RT saya akan sampaikan kepada pemerintah. Sebelumnya juga sebenarnya sudah sering dipertanyakan gimana fungsi KCS,” ucap Rahmatullah.

Selain berjanji akan kembali mempertanyakan KCS, Rahmatullah juga mewanti-wanti masyarakat agar berhati-hati dan tidak terbuai oleh janji-janji yang belum jelas arahnya.

“Di sini masyarakat harus cerdas. KCS itu akan bisa bermanfaat untuk masyarakat kalau anggota DPRD nya menyetujui program itu. Nah di sini lah pendidikan politik buat masyarakat. Besok-besok, sudah kalau belum ada penjelasan dari anggota dewan mah jangan main terima,” tambahnya.

Sebagai informasi, selain keluhan tentang realisasi KCS, sejumlah warga dari Kecamatan Jombang dan Purwakarta juga turut mengusulkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di lingkungannya masing-masing.***