Puncak Gerhana Bulan Total Terjadi 16 Mei 2022, Ini Wilayah yang Bisa Menyaksikannya

58
Gerhana Bulan Total
Ilustrasi selama gerhana bulan total, sinar matahari disaring oleh atmosfer bumi dan bulan berwarna oranye. (FOTO: NASA VIA BBC INDONESIA).

EKBISBANTEN.COM – Fenomena gerhana bulan total akan berlangung pada 15 dan 16 Mei 2022. Hal itu dikonfirmasi oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang kini menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Beberapa wilayah di belahan bumi dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan total pada 15 dan 16 Mei 2022. Gerhana ini puncaknya akan terjadi pada 16 Mei 2022 pukul 04.11.33 UT atau 11.11.33 WIB,” tulisnya.

Lantas seperti apa fenomena ini? Berikut penjelasannya.

Dilansir dari laman Edukasi Sains Antariksa, gerhana bulan total adalah fenomena astronomis ketika bulan, bumi, dan matahari berada pada satu garis lurus dan seluruh permukaan bulan masuk ke dalam bayangan inti atau umbra bumi.

Adapun, proses gerhana bulan diawali dengan posisi bulan berada di sisi yang berlawanan dengan sisi bumi yang mengalami siang hari. Setelah itu, sinar matahari akan menempuh lintasan yang lebih panjang dibandingkan dari sisi bumi yang mengalami siang hari.

Lalu sinar matahari yang sampai ke bulan akan dibiaskan ke panjang gelombang yang lebih panjang dalam spektrum cahaya tampak yaitu spektrum merah. Gerhana bulan total cenderung berwarna kemerahan yang disebabkan oleh pembiasan Rayleigh.

Berikut wilayah-wilayah yang dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan total 2022:

  1. Benua Amerika
  2. Benua Eropa
  3. Benua Afrika
  4. Timur Tengah (kecuali Iran bagian Timur)
  5. Selandia Baru
  6. Sebagian besar Oseania.