Presidensi G20 Indonesia Digelar, Kemenkominfo: Agenda Ini Percepat Pemerataan Akses Internet di Tanah Air

24
G20

EKBISBANTEN.COM – Indonesia menjadi tuan rumah atau presidensi G20 mulai 1 Desember 2021. Banyak pertemuan akan digelar dalam forum G20 tersebut yang puncaknya yakni penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada November 2022.

Menanggapi hal tersebut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan agenda Presidensi G20 itu akan mempercepat pemerataan akses internet tanah air.

Diketahui, saat Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah berupa 12.548 dari 83.218 desa/kelurahan yang belum tersedia jaringan internet 4G.

Adapun, dari 12.548 desa/kelurahan itu 9.113 desa/kelurahan berada di wilayah Terdepan, Tertinggal, Terluar (3T) atau daerah non komersial, sedangkan 3.435 desa/kelurahan berada di area komersial.

Untuk wilayah 3T, tugas menyediakan akses internet dilakukan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (Bakti) Kominfo, sedangkan area komersial dikerjakan operator seluler.

“Apakah (Presidensi G20) ini akan mempercepat? Jelas, bukan hanya di Indonesia tetapi juga global,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba, Selasa (8/3/2022).

Dijelaskannya, konektivitas menjadi prioritas Indonesia. Persoalan itu yang nantinya juga dibahas dalam pertemuan dengan anggota G20 dalam lingkup global, khususnya juga di Indonesia.

Melalui Digital Economy Working Group (DEWG), Kominfo akan menghadirkan Digital Transformation Expo (DTE) sebagai etalase pencapaian dan usaha Indonesia mengakselerasi transformasi digital.

“Diharapkan dapat memberikan kepercayaan investor untuk melakukan investasi. Apakah akan mendorong? tentu, tapi tidak bisa pemerintah sendiri, pemerintah mengedepankan pentahelix itu pemerintah, bisnis, akademisi, dan lainnya agar ini menjadi agenda bersama, karena kehidupan kita di dunia online,” pungkasnya.***