Prabowo-Gibran Masih Kokoh, Puncaki dalam Survei 34 Provinsi

| Selasa, 12 Desember 2023

| 10:00 WIB

Prabowo-Gibran
Pasangan Capres Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran. (FOTO: INSTAGRAM @PRABOWOSUBIANTO).

JAKARTA, EKBISBANTEN.COM – Pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menempati posisi tertinggi lewat survei yang digelar tanggal 19 – 28 November 2023 di 34 Provinsi di Indonesia. 

“Dalam simulasi 3 kandidat perolehan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menempati posisi teratas 42,66 persen, disusul Ganjar Pranowo – Mahfud MD 22,95 persen dan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar 22,13 persen, dan tidak jawab sebesar 12,26 persen,” tutur Deputi Direktur Ipsos Public Affairs Sukma Widyanti dalam paparannya via daring, Senin (11/12/2023). 

Survei dengan jumlah sampel sebanyak 2.000 responden itu, memotret dinamika elektoral pasca pendaftaran para pasangan calon presiden dan wakil presiden. Sehingga, kata Sukma, terjadi perubahan peta elektoral secara signifikan.

Sukma menjelaskan, dinamika pasca deklarasi capres secara tidak langsung memberikan efek ekor jas, sehingga berdampak terhadap peta elektabilitas partai politik.

Kemudian dari sisi elektabilitas partai politik, terdapat sepuluh partai yang berpotensi masuk parlemen. Sepuluh partai itu masih didominasi partai-partai besar

Rinciannya, PDIP 20 persen, Gerindra 19 persen, Golkar dan PKB 9 persen, NasDem 7 persen, PKS 6 persen, Demokrat 4 persen, PPP 3 persen, PAN 3 persen dan  disusul PSI 2 persen.

“Dibanding survei bulan Oktober 2023, PDI Perjuangan mengalami penurunan 5 persen sedang PSI menjadi berpeluang masuk parlemen,” ujarnya. 

Sementara itu, pengamat politik Ipsos Public Afffairs Arif Nurul Imam dalam tanggapannya mnyampaikan bahwa profil menarik adalah pada mereka yang masih belum menentukan pilihan yaitu 12,26 persen. Sebab, katanya, sebesar 9,15 persen nya adalah pemilih Jokowi – Ma’ruf, dan 1,25 persen adalah pemilih Prabowo – Sandi.

“Pergeseran peta elektabilitas, paska resmi berpasangan ketiga pasangan calon terjadi perubahan signifikan, di mana Prabowo-Gibran melonjak signifikan, sementara Ganjar-Mahfud mengalami “terjun bebas” dan Anies-Muhaimin mengalami kenaikan tipis,” ujarnya.

Menurut Arif, melonjaknya elektabilitas Prabowo-Gibran dipicu persepsi publik bahwa dukungan Jokowi hampir pasti diberikan kepada pasangan calon nomor urut dua, sehingga menjadi magnet bagi pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin 2019 untuk memberikan dukungan.

“Secara alamiah, elektabilitas Ganjar-Mahfud MD mengalami kemerosotan signifikan lantaran basisnya yang berasal dari pendukung Jokowi, sebagian besar mengalihkan dukungan pada Prabowo – Gibran,” tukas Arif. 

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top