PPN Karangantu Edukasi Nelayan Cara Penanganan Ikan yang Baik

17
Dok. PPN Karangantu

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu melaksanakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) Tahun 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula PPN Karangantu, yang diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari nelayan bagan tancap, rajungan, jaring, dan rampus yang ada di PPN Karangantu, pada Kamis (24/6).

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu Asep Saepulloh dalam sambutannya mengatakan, Sosialisasi dan bimtek cara penanganan ikan yang baik, menjadi bagian penting dari mata rantai industri perikanan, untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, dalam potensi nilai jual ikan yang maksimal.

“Sosialisasi CPIB ini menjadi bagian penting dari mata rantai industri perikanan, mulai dari mengetahui cara teknik penanganan ikan yang baik di atas kapal, maupun penanganan ikan di darat,” tutur Asep.

Asep juga mengungkapkan jika penanganan ikan sudah diterapkan dengan baik, maka akan meningkatkan nilai jual ikan yang maksimal.

“Kemudian setelah menerapkan cara penanganan ikan hasil tangkapan dengan baik bisa, dan menghasilkan kualitas mutu ikan hasil tangkapan nelayan di PPN Karangantu, sehingga diharapkan bisa mempertahankan dalam menentukan nilai jual untuk memperoleh nilai jual ikan yang maksimal, hal itu bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ungkapnya.

“Untuk itu perlu adanya pembelajaran tentang teknik atau tata cara penanganan ikan yang baik dan benar. Melihat kondisi ikan yang didaratkan harus terus ditingkatkan kualitas mutu ikannya, maka perlu diadakan pembinaan tentang tata cara penanganan ikan yang baik dan benar pada saat dikapal ataupun setelah ikan tersebut ditangkap,” imbunya.

“Semoga dalam sosialisasi ini memberikan kontribusi yang positif dalam mendorong perkembangan industri kelautan dan perikanan nasional, serta memberikan informasi kepada masyarakat khususnya nelayan PPN Karangantu tentang pentingnya penanganan ikan yang baik dan benar sejak ikan ditangkap sampai di daratkan,” tutup Asep. (*/Raden)