Sabtu, 20 Juli 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Potret Terminal Pakupatan Diharapkan Membaik

Budi Man

| 8 Januari 2024

| 16:00 WIB

Presiden RI Joko Widodo beserta jajarannya tengah sambutan untuk meresmikan Revitalisasi Terminal Tipe A Pakupatan di Kota Serang, Senin (8/1/2024). Foto: Budiman/Ekbisbanten.com

KOTA SERANG, EKBISBANTEN.COM – Potret Terminal Penumpang Tipe A Pakupatan sebagai tempat yang menyediakan sarana dan prasarana transportasi diharapkan membaik. 

Terlebih, harapan itu ada usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan revitalisasi tempat mengangkut dan menurunkan penumpang di Kota Serang pada Senin, (8/1/2024).

Gambaran buruk terminal seperti angkot liar, prostitusi terselubung, tempat kejahatan, tempat tak aman serta potret gelap lainnya diharapkan tak ada lagi di Indonesia, tak terkecuali di terminal Pakupatan. 

“Saya yakin, terminal sebagai simpul pergerakan orang akan tidak lagi seram,” ujar Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten, Benny Nurdin Yusuf usai mendampingi Presiden Jokowi meresmikan terminal. 

BACA: Resmikan Revitalisasi Terminal Pakupatan Serang, Ini Harapan Presiden Jokowi

Untuk menghilangkan citra buruk terminal, katanya, perlu koordinasi berbagai pihak. Sebab, kewenangannya dalam menghilangkan perilaku buruk seperti supir kendaraan umum yang ugal-ugalan perlu menggandeng aparat penegak hukum. 

“Saya pikir kewenangan ini sudah diatur, dibagi. Ugal-ugalan bagian dari pelanggaran lalu lintas (lantas), kami tidak menutup mata, nanti kita akan koordinasi kan dengan teman-teman lantas,” terangnya. 

Menurutnya, pelayanan terminal yang kian baik perlu diimbangi dengan perilaku para pengguna terminal. “Terminal sebagus apapun tentu tidak bisa up lebih cepat,” katanya. 

Oleh karenanya, terminal yang berdiri sejak 1995 itu, dalam upaya perbaikan mengusung konsep pembangunan mixed use, yakni terminal tak hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga sebagai pendorong perekonomian daerah dengan berbagai macam fasilitasnya.

“Walaupun belum maksimal, tetapi paling tidak ini adalah wujud Kemenhub, Dirjenhubdat dan kami, BPTD untuk menghadiri kan tata kelola yang lebih baik,” ujarnya. 

Keinginan untuk menghilangkan citra buruk dari terminal juga datang dari Jokowi. Revitalisasi terminal Pakupatan diharapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan dan kenyamanan, serta menghilangkan kesan terminal itu tempat tak aman.

“Dan juga meninggalkan image, bahwa yang namanya terminal itu tidak aman, terminal itu tempatnya preman, enggak, harus dibalik. Bahwa terminal tempat yang nyaman, pelayanannya baik. Dan juga mendorong UMKM, bisa mendagangkan usaha – usahanya di terminal yang kita miliki,” pungkasnya. 

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top