PNS dan PPPK Kota Cilegon Terima SK, Maman Minta ASN Harus Melayani Bukan Dilayani

56
Maman
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin saat sambutan dalam pembekalan Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi Formasi CPNS Tahun 2021 dan PPPK Guru Tahap 1 di Aula Diskominfo Kota Cilegon. (Foto: Humas Pemkot Cilegon untuk Ekbisbanten.com).

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin meminta kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru yang sudah menerima SK untuk menanamkan prinsip melayani bukan dilayani.

Hal itu ia sampaikan pada saat pembekalan Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagi Formasi CPNS Tahun 2021 dan PPPK Guru Tahap I di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika, Sandi & Statistik Kota Cilegon, Selasa (17/05/2022).

“Saya minta kepada CPNS dan PPPK yang sudah menerima SK pada hari ini untuk menanamkan prinsip melayani bukan dilayani dalam mewujudkan Cilegon baru, modern, dan bermartabat,” katanya.

 Ratusan CPNS formasi tahun 2021 dan PPPK Guru Tahap I yang akan menerima SK dari Walikota Cilegon.

Lebih lanjut, Maman menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah.

ASN juga terdiri dari dua kategori yaitu PNS dan PPPK. Dengan demikian, ASN belum tentu merupakan PNS, sedangkan PNS sudah pasti merupakan ASN.

Oleh karena itu, Maman menegaskan bahwa manajemen ASN harus berasaskan kepada kepastian hukum.

“Berdasarkan manajemen ASN, pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang profesional bahwa harus berasas kepada kepastian hukum, profesional, proporsional, netralitas, akuntabilitas, keterpaduan, keadilan, keterbukaan, efesien dan efektif,” ujarnya.

“Saya selaku Sekretaris Daerah Kota Cilegon, mengucapkan Selamat dan Sukses kepada CPNS dan PPPK yang hari ini sudah menerima Surat Keputusan (SK) sesuai dengan arahan Pak Wali Kota Cilegon,” tutup Maman.*