Pimpinan DPRD dan Pejabat Pemkab Serang Dapat Fasilitas Mobil Mewah

1953
MULAI DIGUNAKAN: Randis milik unsur pimpinan DPRD Kabupaten Serang terparkir di Depan Gedung DPRD Kabupaten Serang, Rabu (8/4). (FOTO: RADEN WARNA / EKBISBANTEN.COM )

SERANG, EKBISBANTEN  – Empat unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuputan Serang periode 2019-2024 dan dua pejabat Setda Pemkab Serang mendapatkan kendaraan dinas (randis) baru.

Padahal, anggaran dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Serang justru dipangkas untuk penangulangan pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

Enam pejabat yang mendapat mobil mewah tersebut berupa mobil Toyota Fortuner dengan taksiran harga diatas Rp500 juta per unit.

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengatakan, pengadaan randis baru tersebut sejatinya sudah diadakan sebelum virus korona menyebar ke Kabupaten Serang.

“Cuma penggunaannya tidak tepat untuk saat ini. Tetapi mau bagaimana lagi mobilnya sudah ada dari awal tahun 2020,” kata Bahrul Ulum kepada wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Rabu (8/4).

Masih kata Ulum, penggunaan randis baru tersebut akan tetap dimanfaatkan guna menunjang kinerja dan menyerap aspirasi masyarakat.

Alasannya menurut Ulum, jika kendaraan tersebut tidak digunakan maka akan mubazir.

“Akan mubazir anggaran sudah keluar, tapi tidak digunakan,” katanya.

Jika penggunaan randis tersebut ditunda lanjut Ulum, kedepannya akan menjadi masalah baru. Secara peribadi Ulum mengaku, kurang sepakat jika penggunaannya pada momentum pandemi virus corona. Akan tetapi kata dia, kendaraan tersebut bukan mobil baru karena anggarannya masuk di anggaran tahun 2019.

“Salah satunya misalnya. Mobil rakitaan April tahun 2019, bukan mobil baru,” katanya.

Ia juga mengatakan, untuk randis lama sudah diserahkan. Karena kata Ulum, tidak mungkin mengambil randis baru namun tidak menyerahkan randis yang lama.

“Karena itu sudah aturannya,” kata politisi Golkar ini.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Bakhroem menyatakan, pihaknya telah menerima permohonan pengajuan pengadaan kendaraan dinas (randis) dari Sekretariat Dewan (Setwan) dan disetujui oleh Bupati Serang pada akhir tahun 2019. Saat itu kata dia, pihaknya menerima pengajuan randis sebanyak enam unit.

Untuk harga keenam Randis tersebut, kata dia, pengajuan pada anggaran awal mencapai Rp3 miliar.

“Totalnya semua ada enam unit, empat untuk pimpinan dewan, dua untuk Kabag dan Kabin program di Setda,” katanya. (raden)