Hal tersebut, sejalan dengan pelonggaran kebijakan pemerintah terhadap aktivitas masyarakat selama pandemi yang diterapkan pada bulan Agustus kemarin.
“Memang betul, kalau dilihat sejak pertengahan Agustus pariwisata di Pandeglang sudah mulai bagus, dan prediksi di November hingga akhir tahun forcast nya bagus,” kata Ketua PHRI Kabupaten Pandeglang Widismanto kepada Ekbisbanten.com, Senin (1/11).
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, kenaikan tingkat hunian kamar di Banten pada September 2021 sebesar 6,16 poin, dari 34,31 persen pada Agustus menjadi 40,47 persen.

“Jangan sampai pariwisata menjadi alasan pandemi Covid-19 meningkat lagi, kita terus memperbaiki prokes pada pelaku pariwisata,” imbuh Widi.
Widi menyebut, rata-rata wisatawan yang berkunjung ke Pandeglang sendiri masih didominasi oleh warga Banten Utara yakni kawasan Serang dan Tangerang. Sementara wisatawan asal Pandeglang masih dinilai minim.
“Mungkin ini menjadi momen juga bagi masyarakat perkotaan untuk berlibur, khusunya menikmati liburan nuansa alam di Pandeglang,” sambungnya.
Saat ini, PHRI Kabupaten Pandeglang juga tengah menyiapkan berbagai destinasi wisata hingga para pelaku wisata untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik, supaya peningkatan kasus tidak terjadi lagi.
“Kita mulai ajak, hotel, restoran maupun para penjual oleh-oleh untuk sama-sama menjaga prokes. Kita juga tidak bisa diam saja oleh karena itu harus terus berusaha menjalankan aktivitas ditengah pandemi supaya ekonomi juga bergeliat,” pungkas Widi. (Raden)
]]>