Peternak Sapi di Kota Cilegon Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

176
Owner Cilegon Farm House Haerurohman saat berada di kandang sapi miliknya di di Lingkungan Pecek, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Selasa (31/8). (Foto: Maulana Abdul Haq / Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Peternakan sapi Cilegon Farm House yang berlokasi di Lingkungan Pecek, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon milik Haerurohman sukses meraup omset ratusan juta rupiah per bulan.

Peternakan sapi tersebut diketahui menjadi supplayer daging sapi di seluruh pasar tradisional di Kota Cilegon.

“Kalau dari pemotongan kita biasa oper ke pedagang Rp120 ribu ke pedagang dan pembelian sapi sekarang kita diangka Rp 53 ribu per kilogram timbang hidup. Untuk keuntungan tidak menentu tapi InsyaAllah diangka puluhan juta per bulan,” kata Owner Cilegon Farm House Haerurohman kepada Ekbisbanten.com, Selasa (31/8/2021).

Haerurohman menyampaikan, per hari pihaknya mampu memotong 5-6 ekor sapi. Namun, karena ada wabah pandemi Covid-19, pemotongan sapi mengalami penurunan menjadi 3-4 ekor sapi per hari.

BACA JUGA: Kumpulan Doa-doa Agar Bisnis dan Rezeki Melimpah Luas

Meski mengalami penurunan, Haerurohman mengaku masih mendapat untung. Pasalnya, Cilegon Farm House yang memiliki sekitar 55 karyawan tersebut juga menjalani bisnis olahan kulit sapi yang dijadikan kerupuk kulit dan tulang iga sapi yang didistribusikan ke rumah-rumah makan di Kota Cilegon.

“Kalau kerupuk kulit distribusinya sudah sampai Sumatera Barat tepatnya di Bukittinggi,” ujarnya.

Keuntungan yang didapat dari penjualan kerupuk kulit itu pun tak main-main. Haerurohman menuturkan, dari penjualan kerupuk kulit pihaknya mampu meraup untung Rp 40-50 juta per bulan.

“Untuk tulang iga juga kurang lebih sama, karena sekarang kebutuhan kulitnya juga lagi dikejar, permintaan banyak tapi motong sapinya sedikit. Jadi keuntungan sekarang rata, karena bahan bakunya sedikit,” tuturnya.

Tampaknya mental bisnis Haerurohman tidak cukup sampai di situ. Dirinya mengungkapkan dalam waktu dekat akan membuka usaha olahan daging sapi yang lain berupa bakso.

“Dua bulan ke depan kita rencana untuk produksi bakso,” ujarnya.

Selain itu, Haerurohman juga membuka peluang kepada masyarakat yang ingin menjadi reseller kerupuk kulit dan tulang iga.

“Untuk reseller kita kasih harga beda untuk kerupuk kulit, kalau tulang iga promonya di masing-masing rumah makan,” tutupnya.  (Mg-Maulana)