Perpanjangan Kontrak Pengelolaan PIR Bermasalah, Dewan Desak Walikota Bertindak Tegas

16

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Anggota Komisi 2 DPRD Kota Serang Ari Winanto, mendesak Pemkot Serang untuk segera bertindak tegas atas perpanjangan kontrak pengelolaan Pasar Induk Rau (PIR) yang tanpa sepengetahuan Walikota Serang.

Ia menuturkan, jika pihak ketiga dalam hal ini PT Pesona Banten Persada mengaku telah memperpanjang kontrak sampai tahun 2029. Maka, itu termasuk dalam ranah penipuan. Karena, informasi yang didapatkan oleh dirinya bahwa orang nomor satu di Kota Serang belum menerima tembusan. Bahkan, tidak merasa memperpanjang kontrak tersebut.

“Seharusnya yang tanda tangan itu walikota dengan pihak ke 3, Kalau perpanjangan kontrak tanpa sepengetahuan walikota maka itu masuk penipuan,” kata Ari saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Serang, Selasa (27/7).

Kalau ini benar. Maka, lanjut Sekertaris Fraksi PAN, ini termasuk penipuan, oleh karena itu Pemkot Serang mengambil tindakan tegas atas masalah yang terjadi saat ini. “Pemkot juga harus berani memanggil dan meminta keterangan kenapa kontrak ini diperpanjang,” lanjutnya.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta Pemkot Serang harus melakukan penyelidikan siapa aktor dibalik semua ini. “Kita harus telusuri siapa dalang dibalik semua ini yang mengeluarkan perpanjangan ini,” ucapnya.

Politisi muda ini pun menambahkan, bahwa saat ini pihak DPRD pun belum menerima laporan atas kejadian ini. Oleh karena itu dirinya mendesak Pemkot Serang mengambil langkah yang tegas. “Komisi 2 mendesak kepada Pemkot Serang untuk bertindak tegas kalau masalah ini benar dan masuk kategori penipuan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Serang Syafrudin mempertanyakan legalitas perpanjangan kontrak kerja sama pengelolaan Pasar Induk Rau (PIR) oleh PT Pesona Banten Persada hingga tahun 2029.

Alasannya, perpanjangan kontrak kerjasama tersebut tidak diteken saat periode kepemimpinannya.

“Yang saya tahu harusnya tahun 2023 sudah habis, namun sebelum saya memimpin sudah ada perpanjangan lima tahun jadi 2029 oleh pengelola Pasar Rau sebelumnya,” ujar Wali Kota Serang Syafrudin saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Pemkot Serang, Senin (26/7).

Namun kata orang nomor satu di Kota Serang ini, kontrak kerja sama itu telah diperpanjang lima tahun hingga tahun 2029.

“Apakah itu sah (legalitas) atau enggak saya gak tahu. Untuk itu legalitasnya harus jelas dahulu, dikaji secara hukum bagaiamana (keabsahaannya),” katanya. (Ocit)