Permudah Transaksi, Pedagang Pasar Rau Gunakan QRIS

125
Kepala Divisi KpwBI Provinsi Banten, bersama pedagang Pasar Rau menunjukan QR Code dengan standar QRIS sebagai kanal transksi pembayaran. (ISTIMEWA)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten gencar memberikan edukasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada sejumlah pedagang atau pemilik toko di Pasar Rau Trade Center (RTC) Kota Serang, Rabu (11/3).

Sosialisasi yang merupakan rangkaian kegiatan meet the market Pekan QRIS Nasional (PQN) ini dihadiri 80 pemilik berbagai jenis usaha antara lain toko kelontong, toko baju, penjual pulsa, toko fashion dll. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kota Serang Yoyo Wicahyono, Direktur PT Pesona Banten Persada Ovy Hurotunnufus, dan Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erry P. Suryanto.

Erry mengungkapkan, sosialisasi ini dalam rangka memperluas dan memperdalam penetrasi penggunaan QRIS oleh masyarakat di Provinsi Banten, termasuk kepada pedagang di Pasar Rau.

“Untuk itu Bank Indonesia secara serempak menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional (PQN) di seluruh Indonesia yang dimulai pada tanggal 2 sampai dengan 15 Maret 2020,” kata Erry.

Kegiatan PQN terdiri dari sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media, kegiatan meet the market yang bertujuan mendorong penggunaan QRIS oleh merchant dan customer.

“Kemudian dilanjutkan dengan acara puncak di Provinsi Banten pada tanggal 14 Maret 2020 yang akan diikuti oleh masyarakat dan merchant di Alun-alun Kota Serang,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kota Serang Yoyo Wicahyono mengungkapkan bahwa walaupun zaman saat ini sudah memasuki industri 4.0, namun di pasar Rau masih berada di posisi 2.0.

“Makanya saya mengajak pedagang Pasar Rau Serang untuk mengikuti perkembangan zaman dengan mulai menggunakan QRIS sebagai opsi kanal pembayaran,” katanya.

Direktur PT Pesona Banten Persada Ovy bahwa pengelola Pasar Rau menyambut baik program Bank Indonesia menghadirkan kanal pembayaran QRIS.

“Karena dengan menggunakan QRIS sebagai salah satu opsi kanal pembayaran, maka pedagang di pasar Rau bisa mendapatkan cukup banyak manfaat,” katanya.

Diantara manfaat penggunaan QRIS kata dia, dapat menghindari resiko menerima uang palsu, uang lusuh, uang rusak serta pedagang juga tidak perlu repot mencari uang kecil untuk pengembalian.

“Pedagang pasar Rau yang menghadiri kegiatan cukup antusias untuk melakukan pendaftaran QRIS. Dari total 80 orang yang hadir, 85 persen melakukan pendaftaran QRIS. Kegiatan ditutup dengan tiktok QRIS bersama,” tandasnya. (Ilham/Rade).