Perkuat Industri Media Nasional, PGN gelar Kopetensi Jurnalistik

40

JAKARTAEkbisbanten.com – Kompetisi Jurnalistik PT Perusahaan Gas Negara Tbk 2019 (KJPGN 2019), merupakan ajang tahunan untuk meningkatkan kualitas produk jurnalistik Indonesia. Kompetisi ini digelar kali ke enam, dan mengompetisikan produk jurnalistik selama periode Januari-Desember 2019, Senin (23/9).

Direktur SDM dan Umum PGN, Desima E. Siahaan  mengatakan, konsistensi PGN dalam menyelenggarakan KJPGN 2019 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong kualitas produk jurnalistik dan industri pers di Indonesia.

“Saat ini, media massa berkembang dengan sangat cepat dengan ribuan konten diproduksi setiap hari. Melalui kompetisi seperti KJPGN 2019 yang menyediakan total hadiah mencapai Rp. 350 juta, kami berharap bisa ikut berperan serta membangun kualitas jurnalis dalam memproduksi konten-konten yang membangun untuk Indonesia yang kita cintai ini”, ujar Desima.

Para jurnalis dapat mengumpulkan karyanya, baik artikel maupun foto jurnalistik yang terbit mulai dari 1 Januari hingga akhir 30 November 2019, dengan batas pengumpulan terakhir pada 14 Desember 2019.

Desima menambahkan, ditengah arus kebebasan dan kecepatan informasi saat ini, PGN sebagai bagian dari stakeholders (acuan) media massa memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkuat industri ini. Apalagi sebagai pilar demokrasi ke empat, media memiliki peran strategis sebagai alat pemersatu dan pemacu kemajuan bangsa.

Dewan Juri KJPGN 2019 yaitu, Pemimpin Redaksi Koran Tempo Budi Setyarso, Direktur Pemberitaan Bisnis Indonesia Arif Budisusilo, Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings, merangkap Pemimpin Redaksi Beritasatu TV dan Investor Daily Primus Dorimulu, Wakil Redaktur Foto Harian Kompas Agus Susanto, Redaktur Foto Kontan Hendra Suhara, dan Pimpinan Fotografer EPA untuk Indonesia Mast Irham 

 “Semoga KJPGN 2019 kembali melahirkan insan media berbakat dengan kualitas informasi yang bagus serta dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan pembangunan infrastruktur serta pemanfaatan gas bumi PGN secara menyeluruh kepada masyarakat,” tutup Desima. (Raden)