Perkembangan Properti Komersil Masih Terhambat

29

EKBISBANTEN.COM – Harga sewa properti komersil masih mengalami kontraksi.
Mengacu pada Survei Harga Properti Komersil 1H20 dari Bank Indonesia, tercatat harga sewa properti komersil secara keseluruhan terkontraksi -5,38 persen yoy pada kuartal ke 2 2020 (-3,02 persen yoy 1Q20).
 
Besaran kontraksi berbeda di tiap daerah.
Ditinjau dari pendekatan per provinsi, tercatat bahwa harga sewa apartemen di Bandung kontraksi hingga -54,39 persen yoy (vs. 15,93 persen yoy 1Q20) atau menjadi yang terdalam dari empat kota yang di survei oleh Bank Indonesia.
 
Berdasarkan laporan dari Leads Property 3Q20, tingkat okupansi properti komersil masih akan tertekan hingga akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021.
 
Office of Chief Economist Bank Mandiri memperkirakan sektor properti masih tertekan hingga tahun depan.
Kami memperkirakan sektor pariwisata yang kini sangat mengandalkan pasar domestik belum dapat mendorong permintaan untuk segmen properti hotel dan serviced apartment. Selain itu, meningkatnya angka setengah pengangguran pada Agustus 2020 menjadi 10,2 persen (vs. 6,4 persen Agustus 2019) menjadi salah satu indikasi awal mengenai lanskap pekerjaan berubah dan tidak begitu dependen dengan ruang perkantoran. (*/Raden)