Peringati Hari Pajak, Kanwil DJP Banten Gelar Donor Darah

354
Foto: Dok. Ekbisbanten.com

Serang – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil Banten menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati hari pajak yang kedua tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Banten, Jalan Jenderal Sudirman nomor 34, Kota Serang, Selasa (9/7).

Kepala Seksi Kerjasama dan Humas Ika Retnaningtyas mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan rasa kepedulian terhadap sesama serta merupakan rangkaian kegiatan memperingati hari pajak setiap tanggal 14 Juli.

“Kegiatan donor darah ini di ikuti 92 orang ditambah beberapa orang dari HIPMI. Selain itu pada hari Jum’at nanti kami akan melaksanakan tilawah Al-qur’an dan hataman 30 juz hari itu juga yang akan dilaksanakan antara pegawai pajak dan anak yatim,” katanya.

Selain kegiatan donor darah dan tilawah pihaknya juga akan melaksanakan Ukumine atau ibadah orang khatolik yang akan dilaksanakan di KPP Madiyah Tangerang.

“Kegiatan akan dimulai pada hari mum’at pagi dimulai dari pembukaan dari Kanwil, membaca Al-qur’an setelah hataman akan ada tausiyah dan santunan anak yatim,” kata Ika.

Ika mengungkapkan, pembacaan Al-qur’an akan dibaca oleh 30 anak yatim dan 30 pegawai pajak secara serentak.

“Selain itu pada hari Senin tanggal 15 akan dilaksanakan upacara peringatan hari pajak dan pembukaan Porwil, serta akan diadakannya perlombaan olahraga pada hari Senin dan Selasa sekanwil Banten,” katanya.

Adapun perlombaan olahraga yang akan di gelar yaitu, badminton, panahan, butsal, volly, tenis meja, tenis lapangan, deville atau baris berbaris antar tim kantor dan juga yel yel sedikit didepan juri.
,”Jadi ada tujuh perlombaan yang akan kita laksanakan,” katanya.

Ika menambahkan, pada tahun 2019 pihaknya akan konsen terhadap reformasi perpajakan.
“Ini reformasi ketiga sejak tahun 2017, salah satunya perubahan struktur organisasi,” katanya.

Ika mengungkapkan, ada lima pilar perubahan yang akan dilakukan oleh pihaknya yaitu, organisasi, sumber daya manusia, peraturan perundang-undangan, proses bisnis,
“Serta teknologi informasi dan basis data sesuai dengan KMK 767/KMK.03/2018,” tutur Ika.

Ika berharap, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat menjadi istansi yang tangguh, akuntan, akun tabel, berintegritas, terus mampu menghimpun penerimaan pajak dengan potensi yang ada. (AFA)