Peraturan Ganjil Genap dan Isu Tsunami, Pengunjung Pantai Anyer Turun

39

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Menjelang perayaan tahun baru 2022 pengunjung di wilayah Pantai Anyer, Kabupaten Serang mengalami penurunan akibat diberlakukanya peraturan ganjil genap.

Selain itu, isu Tsunami setinggi delapan meter juga menjadi penyebab turunnya pengunjung di pantai Anyer.

Padahal wisata di pantai Anyer merupakan salah satu tempat pilihan wisatawan untuk merayakan tahun baru 2022.

Petugas Pengumpul Data Wisata pada Dinas Pariwisata Kabupaten, Serang Hary Resma mengatakan peraturan ganjil genap menjelang perayaan tahun baru 2022 itu, maksudkan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dari luar wilayah Banten.

Akan tetapi, dengan diberlakukannya peraturan tersebut berdampak negatif terhadap wisata dan restoran di daerah Anyer mengalami penurunan pengunjung.

“Penerapan ganjil genap (gage) ini untuk masyarakat yang mencari nafkah disektor wisata sangat terganggu dan mengalami penurunan, bukan hanya penerapan ganjil genap saja yang membuat terganggu tetapi juga isu yang berkembang mengenai adanya tsunami,” katanya, Jumat (31/12).

Kata dia, seharusnya setiap akhir pekan diberlakukan satu arah pagi hari dan sore hari. Akan tetapi saat ini peraturan tersebut tidak diberlakukan.

“Dari yang seharusnya setiap weekend itu diberlakukan oneway pagi dan sore kini tidak,” ujarnya.

Menurutnya, dengan diberlakukan peraturan itu seharusnya jumlah pengunjung dapat mencapai 70 persen. Akan tetapi saat ini jumlah pengunjung Pantai Anyer baru mencapai 40 persen.

“Secara persentasinya seharusnya 70 persen kini bisa mencapai hanya 40 persen, apa lagi mengingat ini event Natal dan Tahun Baru 2022,” Ujarnya.

Kendati demikian ia berharap jumlah pengunjung Pantai Anyer dimalam perayaan tahun baru 2022 mengalami peningkatan dan perekonomian tetap stabil.

“Semoga untuk nanti malam menyambut tahun baru semuanya kembali normal dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan serta ekonomi tetap stabil,” Pungkasnya. (Tb.Maskur)