Per Agustus 2020 Pengangguran di Banten Mencapai 661 Ribu Orang

26
Foto/Raden/Ekbisbanten.com

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat pada Agustus 2020 jumlah pengangguran terbuka mencapai 661 ribu orang. Angka tersebut meningkat sebesar 9,53 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar 4,52 persen.

Kepala BPS Banten Adhi Wiriana mengatakan, dalam setahun terakhir, persentase pekerja setengah penganggur naik sebesar 5,01 persen poin, dan persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 4,44 persen poin.
Terdapat 1,84 juta orang yang terdampak Covid-19 atau 19,18 persen.

“Jumlah tersebut terdiri dari pengangguran karena Covid-19 205 ribu orang, BAK karena Covid-19 28 ribu orang, sementara tidak bekerja karena Covid-19 (103 ribu orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 1,51 juta orang,” kata Adhi secara tertulis, Kamis (19/11).

Adhi melanjutkan, dengan adanya pandemi Covid-19, tidak hanya masalah kesehatan yang timbul, namun semua aspek dalam kehidupan ikut terdampak termasuk perekonomian.

“Perekonomian mulai menurun sejak diberlakukannya pembatasan aktivitas. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih menurun sampai pada triwulan III tahun 2020. Penurunan tersebut juga berdampak pada dinamika ketenagakerjaan di Indonesia,” jelas Adhi.

Tidak hanya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan TPT berdasarkan pendidikan mempunyai pola distribusi yang hampir sama dari tahun ke tahun. Namun pada Agustus 2020, TPT masing-masing kategori pendidikan mengalami peningkatan seiring dengan naiknya TPT nasional.

“TPT dari tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya yaitu sebesar 18,28 persen. Sedangkan TPT yang paling rendah adalah mereka dengan pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah yaitu sebesar 6,21 persen. Hal ini menggambarkan kondisi pasar kerja Banten saat ini sebagian besar diisi oleh mereka dengan pendidikan rendah,” pungkas Adhi. (Raden)