Rabu, 22 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Per 29 Februari 2024, Realisasi Pendapatan Negara di Banten Capai Rp12,06 Triliun

Yasyifaa Yaasmin

| 28 Maret 2024

| 01:22 WIB

Ilustrasi realisasi pendapatan negara di Banten tumbuh 12,3 persen per 29 Februari 2024. (Foto: Freepik/studiogstock)

Rinciannya, belanja K/L mencapai Rp1,44 triliun, tumbuh 75,18 persen, digunakan untuk pembayaran gaji dan tunjangan pegawai, serta dukungan pelaksanaan pemilu 2024. Belanja TKD mencapai Rp3,09 triliun, tumbuh 50,67 persen, disalurkan untuk dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU) block grant, serta dana alokasi khusus (DAK) nonfisik berupa penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS), bantuan operasional pendidikan anak usia dini (BOP PAUD), serta bantuan operasional pendidikan kesetaraan (BOP Kesetaraan).

“Sampai dengan akhir Februari 2024 Pemerintah juga telah mengalokasikan dana bantuan sosial untuk mendukung pendidikan melalui program PIP/KIP yang disalurkan oleh Kementerian Agama, dengan pertumbuhan anggaran sebesar 16,67 persen,” katanya.

Untuk membantu anak-anak yatim piatu, dana sebesar Rp0,38 miliar telah diberikan kepada 950 anak. Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah menyalurkan Rp203,11 miliar kepada 780.448 penerima bantuan, sementara Program Keluarga Harapan (PKH) telah memberikan Rp187,14 miliar kepada 323.284 keluarga.

“Dalam hal belanja tematik, anggaran telah dialokasikan untuk infrastruktur dan kesehatan masing-masing sebesar Rp36,90 miliar, yang merupakan 3,01 persen dari total pagu anggaran,” katanya.

Pendidikan mendapat bagian sebesar Rp86,02 miliar atau 4,58 persen dari pagu, dan upaya konvergensi penanganan stunting dibiayai sebesar Rp3,68 miliar atau 8,78 persen dari pagu.

“Anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan di Banten,” katanya.

Amra juga menyampaikan informasi tentang penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan pembiayaan ultra mikro (UMi).

Menurutnya, kinerja penyaluran KUR dan UMi hingga 29 Februari2024 semakin baik dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi penyaluran KUR mencapai Rp874,52 miliar untuk 5.185 debitur, naik 458,33 persen dari tahun sebelumnya.

“Penyaluran KUR terbesar ada di Kabupaten Tangerang sebesar Rp232,08 miliar demikian juga untuk UMI Rp24,78 miliar. Penyaluran KUR per sektor tertinggi adalah sektor perdagangan besar dan eceran yang mencapai Rp536,97 miliar,” pungkasnya.***

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top