Penghentian Pelayanan Tatap Muka Perpajakan Diperpanjang Hingga 14 Juni

64
Dok. Kanwil DJP Banten

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Direktorat Jendera Pajak (DJP) kembali memperpanjang penghentian layanan perpajakan secara langsung atau tatap muka hingga 14 Juni 2020.

Awalnya, berdasarkan SE-23/PJ/2020, penghentian pelayanan perpajakan secara langsung atau tatap muka selesai pada Jumat (29/5) kemarin.

Kepala Seksi Kerjasama dan Humas Ida Rosnida Laila membenarkan informasi tersebut, Ida bilang, pelayanan tatap muka memang masih dihentikan.

“Ini dalam rangka persiapan menuju kehidupan normal baru, makanya penghentian pelayanan perpajakan melalui tatap muka unit Kerja Direktorat Jenderal Pajak diperpanjang sampai dengan 14 Juni 2020,” ujar Ida saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5).

Pada saat yang sama Ida menjelaskan, otoritas tengah mempersiapkan protokol menghadapi new normal jika nantinya pelayanan langsung sudah bisa dibuka kembali.

“Kami harus siapkan infrastruktur pendukung pelayanan agar dapat mengikuti protokol covid-19 saat pelaanan langsung dibuka lagi bagi masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan, keputusan DJP memperpanjang layanan tatap mempertimbangkan kondisi keselamatan wajib pajak maupun pegawai DJP. Meskipun demikian, seluruh pelayanan secara elektronik atau online bisa tetap dimaksimalkan oleh wajib pajak.

“Pelayanan perpajakan masih bisa dilakukan secara online. Mudah-mudahan dalam dua minggu ke depan perkembangan Covid-19 membaik sehingga pelayanan langsung segera dibuka,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Data & Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Banten Subandi mengatakan, perpanjangan layanan tatap muka ini sebagai upaya peningkatan kewaspadaan pencegahan, penanganan dan pengendalian penyebaran covid-19.

“Jadi untuk sementara waktu ini, diusahakan pelayanan lebih dititik beratkan via online (daring),” kata Subandi. (Raden Warna)