Penghargaan 1.796 Mahasiswa Berprestasi, Pertamina Gelontorkan Beasiswa Sobat Bumi

24

JAKARTA, EKBISBANTEN.COM – PT Pertamina (Persero) menyalurkan beasiswa lewat program Beasiswa Sobat Bumi. Program ini diberikan kepada mahasiswa, dilengkapi dengan disabilitas berprestasi.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, Program Beasiswa Sobat Bumi ini terbagi dalam dua kategori, yaitu Program Reguler dan Program Khusus. Program Reguler diperuntukkan bagi mahasiswa S1 minimal semester 4. Sementara itu, Program Khusus diperuntukkan bagi atlet, penyandang disabilitas untuk pelajar khusus di wilayah Indonesia timur.

Sepanjang 2019, Beasiswa Sobat Bumi ini telah disalurkan ke 1.668 mahasiswa, 100 atlet dan 28 penyandang disabilitas. 

“Beasiswa Sobat Bumi ini merupakan apresiasi terhadap mahasiswa yang berprestasi akademik, aktif dalam organisasi atau kegiatan kemasyarakatan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” kata Fajriyah Usman, Ahad (21/6).

Fajriyah mengatakan, Beasiswa Sobat Bumi Pertamina meminta bantuan untuk anak bangsa untuk mendapatkan akses Pendidikan. Selain itu, Pertamina ingin membantu meringankan beban biaya kuliah agar mahasiswa dapat meningkatkan indeks prestasi (IP) akademiknya dan lulus tepat waktu.

“Selain itu, melalui program ini, Pertamina ingin memberikan stimulan bantuan untuk aksi lingkungan dan meningkatkan kapasitas agar lebih siap menjadi pemimpin masa depan yang ramah lingkungan,” kata Fajriyah.

Tak hanya Beasiswa Sobat Bumi, dalam upaya membantu meningkatkan kualitas SDM Indonesia, Pertamina juga membantu Pekerja Sukarela. Yakni di mana para pekerja Pertamina dengan kesadaran pribadinya mendapat peluang mendarmabaktikan dirinya menjadi pengajar di sekolah-sekolah daasar dan menengah, khususunya yang ada di daerah perbatasan, daerah yang bisa diubah menjadi daerah terisolir.

“Para pekerja Pertamina membagikan ilmu, berkreasi serta membantu berbagai pendidikan yang dibutuhkan, sehingga membantu Pertamina melalui pekerjanya telah membantu serta meningkatkan kualitas pendidikan anak Indonesia,” katanya.

Lewat employee volunteering ini, terbentuk pula program Pertamina Energi Negeri (PEN) yang sudah berjalan selama 4 tahun. Di tahun 2019, sebanyak 1.500 relawan pekerja Pertamina mengajar di 150 sekolah umum dan sekolah khusus (kanker dan disabilitas) terhadap 3.600 siswa dengan durasi 3.600 jam mengajar.

“Di tahun 2020 ini, para relawan Pertamina akan ditingkatkan kemampuannya dengan program upskilling safety dan trauma healing serta memperkuat kerjasama dengan Lembaga independen (disaster management) untuk memudahkan relawan pada saat pendistribusian bencana. Para penerima beasiswa Sobat Bumi juga akan dilibatkan agar semakin luas jangkauannya,” pungkas Fajriyah. (*/raden)