Penarikan Uang Tunai di Banten Capai Rp2,85 Triliun

19
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja. (FOTO: ISMATULLAH / EKBISBANTEN.COM)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Bank Indonesia mencatat, realisasi penarikan uang tunai di Banten selama Ramadan sebesar Rp2,85 triliun. Jumlah tersebut naik 102 persen dari uang tunai yang disiapkan Rp2,79 triliun.

“Realisasi kenaikan uang kartal selama periode Ramadan hingga 11 Mei 2021 mencapai Rp2,85 triliun atau 102 persen dari proyeksi awal sebesar Rp2,79 triliun,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja dalam keterangan tertulis, Rabu (12/5).

Erwin menjelaskan, kenaikan tersebut disebabkan oleh lebih tingginya kebutuhan perbankan dan masyarakat akan kebutuhan uang kartal menghadapi Ramadan dan Idul Fitri.

“Peningkatan kebutuhan uang kartal didorong oleh pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), penyaluran bantuan sosial, serta untuk antisipasi kesediaan uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) selama libur Lebaran,” katanya.

Lebih lanjut Erwin mengatakan, pada periode Ramadan tahun lalu kenaikan uang kartal hanya sebesar Rp1,8 Triliun, sehingga pada tahun 2021 terlihat peningkatan cukup tinggi yang menjadi sinyal positif bagi momentum terus bergeliatnya pertumbuhan ekonomi Banten.

“Selain tercermin dari meningkatnya realisasi penarikan uang oleh perbankan, geliat pemulihan ekonomi Banten tersebut juga tercermin dari peningkatan konsumsi masyarakat Banten yang berdampak pada kenaikan inflasi bulan April dibandingkan periode sebelumnya,” katanya.

Inflasi Banten pada bulan April 2021 tercatat sebesar 0,17 persen (mtm) atau sebesar 1,31 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan Maret yang mengalami inflasi 0,05 persen (mtm).

“Secara umum, pada periode Bulan Ramadan, tingkat harga beberapa komoditas utama cenderung stabil namun mengalami kenaikan signifikan pada H-3 menjelang Idul Fitri,” pungkasnya. (*/ismet)