Pemuda Asal Cilegon Sukses Ternak Lele, Omsetnya Puluhan Juta Per Bulan

17

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Wikan Alif Tamimi (28) pemuda di Lingkungan Kaligandu, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon sukses merintis ternak ikan lele.

Bahkan, alumni jurusan Manajemen Ekonomi University Of Rouen, Prancis ini mampu meraup omset puluhan juta per bulan dari bisnis yang ia beri nama We Farm House tersebut.

Pria yang akrab disapa Mas We ini memiliki 105 kolam bulat ikan lele dengan hasil panen 4-5 ton per bulan.

Dengan jumlah hasil panen tersebut, peternakan ikan lele nya telah mampu memenuhi permintaan pasar 1 kwintal per hari.

Lele itu ia kirim ke sejumlah tempat seperti pemancingan, warung makan dan pengusaha catering di Kota Cilegon.

Meskipun pada awal-awal pandemi Covid-19 permintaan pasar sempat menurun drastis.

“Sebenarnya kalau bicara omzet dan keuntungan naik turun. Kita pukul rata aja kalau 4 ton per bulan kita kalikan sekitar rata-rata 19 ribu yang paling rendahnya per kilogram nya kurang lebih omzetnya 60-70 juta per bulan,” kata Mas We kepada Ekbisbanten.com saat ditemui di lokasi, Sabtu (4/9/2021).

Mas We menceritakan awalnya pada 2018 lalu ia hanya memiliki 5 kolam ikan lele saja bekerjasama dengan temannya.

Namun ia memutuskan untuk berhenti dan bersama keluarganya melakukan akselerasi bisnis hingga mampu membangun ratusan kolam bulat ikan lele di atas tanah seluas 3.500-4.000 meter dan telah memiliki 6 orang karyawan.

“Kelebihan kolam bulat ini tidak ada sudut matinya seperti kolam kotak. Biasanya di sudut-sudut mati itu ada penumpukan amoniak yang menyebabkan racun untuk ikan sehingga mempengaruhi kesehatan ikan,” ujarnya.

Jenis ikan lele yang di peternakannya diketahui merupakan jenis Sangkuriang. Mas We mengungkapkan, jenis Sangkuriang tersebut memiliki sejumlah kelebihan daripada jenis ikan lele yang lainnya.

Jenis Sangkuriang menurutnya lebih menguntungkan saat panen tiba. Pasalnya jenis ikan lele ini memiliki bobot yang lebih berat karena tubuh ikan yang lebih panjang.

“Selain itu jenis Sangkuriang ini sedikit lebih kebal terhadap penyakit, tergantung treatment kitanya aja,” ungkapnya.

Dari usaha yang digelutinya tersebut ternyata menarik perhatian pemerintah daerah dan memberikan manfaat kepada warga yang lain.

Mas We mengaku pernah bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Kelurahan Purwakarta mengadakan pelatihan budidaya ikan lele untuk pemula.

Hasilnya, Mas We Farm House telah memiliki belasan binaan peternak ikan lele yang aktif se Kota Cilegon yang telah memiliki lebih dari 5 kolam.

“Hasilnya alhamdulillah berkembang. Kita juga terus memonitoring sampai mereka benar-benar mandiri. Kalau ada kendala kita juga terbuka untuk berkonsultasi. Ke depan kita juga berencana akan menambah kolam lagi,” tutupnya. (Mg-Maulana)