Pemkot Cilegon Coret Dua Penerima Beasiswa Full Sarjana

20
Pemkot Cilegon
Walikota Cilegon Helldy Agustian bersama Rektor dari tiga universitas di Banten saat menandatangani MoU terkait beasiswa full sarjana. (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegin Heni Anita Susila mencoret dua penerima beasiswa full sarjana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Hal itu ia lakukan lantaran dua penerima beasiswa itu tidak tercatat sebagai warga dengan kartu tanda penduduk (KTP) Kota Cilegon.

“Itu KTP nya Bojonegara. Jadi pada saat verifikasi di perguruan tinggi itu lolos, tapi pada saat verifikasi di Dinas Pendidikan itu terpantau jadi akhirnya kita keluarkan,” kata Heni Anita Susila kepada wartawan usai penandatangan MoU dengan Univeristas Serang Raya, Universitas Primagraha dan Universitas Bhakti Kencana di Aula Setda Kota Cilegon, Senin (28/3/2022).

enurut Heni, penerima beasiswa full sarjana dari Pemkot Cilegon salah satu yang wajib adalah sebagai warga Cilegon.

“Persyaratannya itu yang tidak mampu harus berdasarkam data DTKS Dinas Sosial, kemudian prestasi SMA nya dilampirkan, domisili di Cilegon minimal 5 tahun dan lainnya,” ujarnya.

Meski dua peserta penerima beasiswa full sarjana tersebut telah dikeluarkan, Heni memastikan keduanya sama sekali belum menerima bantuan beasiswa tersebut dari Pemkot Cilegon.

Heni juga menyebutkan dengan dikeluarkanya dua peserta tersebut, saat ini jumlah penerima beasiswa full sarjana yakni 523 orang.

“Yang dikeluarkan itu belum nerima bantuan, sudah terverifikasi. Nanti juga kita tegur universitasnya supaya nanti memverifikasi data itu harus valid,” ucapnya.

Untuk diketahui, para penerima beasiswa full sarjana yang kuliah di perguruan tinggi baik di Banten maupun di luar Banten tersebut nantinya akan mendapat bantuan pembayaran SPP maksimal sebesar Rp 3 juta dari Pemkot Cilegon.***