Pemkot Cilegon Belum Alokasikan Anggaran Jaminan Sosial Untuk Pekerja Rentan

35
Sanuji Pentamarta
Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta. (Foto: Dokumen Ekbisbanten)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengungkapkan, untuk saat ini Pemkot Cilegon belum siap mendaftarkan pekerja rentan dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Alasannya, Pemkot Cilegon belum memiliki alokasi anggaran yang memadai untuk mengcover program asuransi wajib dari Negara tersebut.

“Belum kayanya ya, (sekarang) masih BPJS (Kesehatan) umum saja. (Karena) BPJS umum kita saja masih 20 persen belum tercover (semua),” kata Sanuji Pentamarta kepada Ekbisbanten.com saat diminta tanggapan terkait program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, Rabu (8/12/2021).

Selain terbatas anggaran kata Sanuji, untuk mendaftarkan para pekerja rentan dalamprogram BPJS Ketenagakerjaan memerlukan anggaran yang tidak sedikit.

“Penganggarannya lumayan besar juga itu kalau bisa mengcover semua BPJS (Kesehatan) itu Rp40 miliar kita butuh,” ujar Sanuji.

“Kita sih kesehatan kan sektor kedua ya, kita berharap jaminan kesehatan bisa maksimal, mendekati 90 persen,” tambah Sanuji.

Namun, saat ditanya apakah Pemkot Cilegon akan memprioritaskan anggaran untuk para pekerja rentan didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan, Sanuji mengaku kedepan akan mengupayakan agar tercover BPJS Ketenagakerjaan.

“Iya,” jawab Sanuji secara singkat.**