Pemkab Pandeglang Berupaya Kurangi Desa Rawan Pangan

31
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Pandeglang Muhamad Amri memberikan sambutan saat saat menggelar Rapat Koordinasi bersama Dewan Ketahanan Pangan di Hotel S'Rizki, Kamis (26/12).

Pandeglang, Ekbisbanten.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Pandeglang Muhamad Amri memastikan desa rawan ketahanan pangan di Kabupaten Pandeglang pada akhir tahun 2019 menurun. Hal tersebut ditegaskan Amri saat menggelar Rapat Koordinasi bersama Dewan Ketahanan Pangan di Hotel S’Rizki, Kamis (26/12).

Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Pery Hasanudin dan dihadiri Assisten Ekbang Indah Dinarsiani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Kelompok Kerja (Pokja) Dewan Ketahanan Pangan dan Ketua tim penggerak ketahanan pangan Kabupaten Pandeglang.

Dikatakan Amri, dari hasil analisis Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2018 masih terdapat 12 desa di Kabupaten Pandeglang yang masuk kategori desa rawan ketahanan pangan.
“Alhamdulillah tahun 2019 ini kami bisa mengatasinya walaupun belum seluruhnya,” katanya.

Menurut Amri, saat ini di Kabupaten Pandeglang masih terdapat 3 desa yang masih masuk kategori desa rawan ketahanan pangan yakni Desa Parungkokosan Kecamatan Cikeusik, Desa Curug Kecamatan Cibaliung dan Desa Kutakarang Kecamatan Cibitung.

“Indikator yang menyebabkan suatu daerah rawan ketahanan pangan yakni faktor utama adalah infrastruktur. Jika infrasruktur buruk tentunya akan berpengaruh pada kerawanan ketahanan pangan pada daerah tersebut, karena mobilitas ketersediaan dan pemenuhan pangan bagi masyarakat terhambat, akan tetapi sebaliknya apabila infrastruktur bagus akan berdampak pada ketercukupan pangan serta menurunya daerah-daerah yang rawan ketahanan pangan,” jelasnya.

Ditegaskan, pihaknya terus berupaya untuk menjamin ketersediaan pangan, sehingga kedepan tidak ada lagi daerah di Kabupaten Pandeglang yang rawan akan ketahanan pangan.

“Oleh karena itu melalui Rakor ini diharapkan bisa menghasilkan rumus yang sinergi dalam menyelesaikan masalah ketahanan pangan, sehingga kedaulatan pangan di Kabupaten Pandeglang bisa terwujud,” harapnya.

Sekda Pandeglang Pery Hasanudin mengatakan, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia hingga pemenuhannya harus dipenuhi dengan baik.

“Pangan memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan suatu daerah, baik dalam hal menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, serta pengawasan, tentunya sebagai daerah yang menyandang predikat sebagai salah satu daerah sentra pangan, Kabupaten Pandeglang telah memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian target produksi dan ketahanan pangan nasional,“ ungkap Sekda Pandeglang Pery Hasanudin.

Pery berharap, dengan digelarnya Rakor dewan ketahanan pangan Kabupaten Pandeglang dapat lebih meningkatkan kualitas ketahanan pangan yang mandiri dan berdaulat serta pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat lebih bergizi. (Raden)