Pelindo Regional 2 Banten Tegaskan di Pelabuhan Bebas Pungli

60
Pelindo Banten
Para peserta sosialisasi Implementasi ISPS Code, K3L, dan Komitmen Bersama Anti Penyuapan, Pungutan Liar dan Pemberantasan Mafia, Senin (20/12/2021). (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero Regional 2 Banten berkomitmen memberikan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel, salah satunya bebas dari pungutan liar (pungli).

Demikian terungkap pada kegiatan sosialisasi Implementasi ISPS Code, K3L dan Komitmen Bersama Anti Penyuapan, Pungutan Liar dan Pemberantasan Mafia yang digelar Pelindo Regional 2 Banten di area Pelabuhan, Senin (20/21/2021).

Dalam sosialisasi itu, PT Pelindo Banten juga turut melibatkan stakeholder terkait dan asosiasi para pengusaha bidang kepelabuhanan.

General Manager PT Pelindo Persero Regional 2 Banten Agung Fitrianto mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional di area pelabuhan.

Pasalnya ia mengaku, dirinya selama bertahun-tahun telah banyak mendengar praktik-praktik haram tersebut sering terjadi di kawasan pelabuhan.

“Semoga ini bisa bermanfaat untuk kita menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari mafia pelabuhan, penyuapan dan pungutan liar,” katanya kepada wartawan, Senin (20/21/2021).

Sementara Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Arief N Yusuf menyampaikan, pelayanan publik yang berkaitan dengan usaha di pelabuhan rawan terjadi pungli.

“Ya mungkin kalau berbicara pelayanan rentan dengan pungli ketika memang di sana terjadi praktik-praktik, tapi untuk saat ini di Pelindo belum ditemukan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dikatakan AKP Arief, pembentukan tim saber pungli merupakan langkah strategis dalam upaya mencegah praktik ilegal yang sudah tidak asing terdengar tersebut

“Fungsinya kami di sini untuk pencegahan terhadap kegiatan praktik pungli, tim saber pungli di sini bergerak dalam rangka pencegahan supaya  jangan sampai terjadi. Tadi juga stakeholder yang hadir berkomitmen untuk tidak melaksanakan praktik pungli di sini,” terangnya.

Dirinya juga menegaskan, melalui tim saber pungli akan melakukan pembersihan praktik-praktik ilegal tersebut yang berdampak pada kerugian negara.

“Pelindo Banten harus bersih dari pungli, kalau ada barang bukti kita tindak tegas. Sampai kurun waktu ini kita masih pencegahan,” tutup AKBP Arief.***