Peduli Penyintas Banjir Bandang, Indosat Ooredoo Kirim Bantuan ke NTT dan NTB

11
PEDULI: Indosat Ooredoo menerjunkan mobil klinik untuk penyaluran bantuan bencana banjir di NTT dan NTB. (Foto: Indosat Ooredoo)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Indosat Ooredoo menyalurkan bantuan untuk penyintas banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, Indosat Ooredoo juga menerjunkan tim Mobil Klinik untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada ribuan masyarakat yang terpaksa tinggal di posko pengungsian.

“Kami sangat sedih dan prihatin atas kejadian bencana alam yang terjadi baru-baru ini. Doa dan dukungan tulus kami sampaikan kepada sahabat dan keluarga kami di NTT dan NTB. Ketika menerima informasi telah terjadi bencana, langkah pertama kami adalah segera memastikan karyawan kami beserta keluarganya yang tinggal di sekitar lokasi terdampak dalam kondisi selama,” kata Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha dalam keterangan tertulis, Jumat (9/4).

Badai tropis Seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) selama beberapa hari terakhir memicu bencana hidrometeorologis, yaitu banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor di sebagian wilayah kedua provinsi tersebut.

“Tidak hanya itu, Indosat Ooredoo juga memberikan bantuan pulsa darurat kepada pelanggan prabayar dan pascabayar yang terdampak di NTT untuk menyampaikan kabar terkini kepada kerabat dan keluarga terdekat melalui koneksi internet, panggilan telepon, maupun SMS,” katanya.

Komitmen Indosat Ooredoo untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa bencana diwujudkan dengan segera menerjunkan tim Mobil Klinik langsung ke titik yang terdampak paling parah.

Di H+1 tim Mobil Klinik sudah bergerak ke Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, NTB membawa bantuan paket sembako yang diperlukan warga yang terpaksa tinggal di posko pengungsian. Bantuan serupa juga disalurkan langsung ke posko di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Selanjutnya minggu ini tim Mobil Klinik terus dimobilisasi ke lokasi terdampak lainnya seperti Kecamatan Ileboleng dan Kota Kupang untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga yang membutuhkan.

“Selanjutnya dengan tetap mengutamakan keselamatan, tim teknis segera terjun ke lapangan untuk memulihkan kondisi jaringan kami sehingga layanan kami dapat digunakan dengan normal kembali. Kami juga melakukan segala upaya untuk membantu pemerintah daerah mengatasi dampak bencana ini dengan mendistribusikan bantuan logistik, menyediakan pelayanan kesehatan dan medis, serta memberikan bantuan komunikasi gratis bagi pelanggan kami di lokasi bencana.”

Untuk membantu pemerintah daerah melakukan upaya penanganan dan pemulihan dalam masa tanggap darurat bencana, Indosat Ooredoo turut memberikan bantuan komunikasi gratis kepada pelanggannya yang sempat mengalami gangguan sinyal.

Pelanggan prabayar akan diberikan pulsa darurat senilai Rp 10 ribu, sedangkan pelanggan pascabayar akan mendapatkan diskon penyesuaian tagihan bulanan sebesar Rp 25 ribu. Semua bantuan komunikasi tersebut dapat digunakan untuk koneksi internet, panggilan telepon, dan SMS ke sesama nomor Indosat Ooredoo.

Indosat Ooredoo juga memastikan layanan contact center tetap beroperasi 24 jam demi menghadirkan pengalaman digital yang terbaik kepada pelanggan. Pelanggan juga bisa menghubungi saluran pelanggan seperti Twitter, Instagram, Facebook, aplikasi MyIM3, website (www.indosatooredoo.com), email (cs@indosatooredoo.com), telpon *185# dan chat WhatsApp ke +62 855-1000-185 untuk mendapatkan dukungan atas keluhan ataupun kendala layanan telekomunikasi yang dialami pelanggan.

“Mobil Klinik Indosat Ooredoo akan terus disiagakan agar bisa langsung diterjunkan membantu pemerintah daerah setempat melakukan kegiatan tanggap darurat bencana sampai dengan masa transisi menuju pemulihan paska bencana. Ini adalah wujud komitmen kepedulian dan tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat Indonesia untuk #BisaBangkitBersama ditengah kondisi yang menantang ini,” tutup Vikram. (*/ismet)