Pasca Didemo AMCM, PT Krakatau Posco Tindaklanjuti Aspirasi Terkait Peluang Usaha

35
PT Krakatau Posco
Manajemen PT Krakatau Posco tengah berunding bersama perwakilan massa aksi Aliansi Masyarakat Cilegon Menggugat (AMCM). (Foto: Istimewa)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Pasca unjuk rasa yang dilakukan ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cilegon Menggugat (AMCM), pihak PT Krakatau Posco akhirnya buka suara.

Public Relations dan General Affair Departement Head PT Krakatau Posco, Edwin Sumiroza menyampaikan bahwa perusahaan secara serius menindaklanjuti terkait bidang ketenagakerjaan dan juga aspirasi yang disampaikan melalui unjuk rasa tentang kesempatan peluang usaha bagi pengusaha lokal.

“Selain secara konsisten mendorong perusahaan mitra pendukung di Krakatau Posco agar selalu memaksimalkan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen yang diadakan. Aspirasi pengusaha lokal juga tentunya turut menjadi perhatian dalam kesempatan peluang usaha,” kata Edwin, Jum’at (1/3/2022).

Selain akan menindaklanjuti aspirasi, dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, PT Krakatau Posco juga memberikan kontribusinya melalui program magang yang dimulai pada tahun 2020.

Program magang itu, kata Edwin, sejalan dengan program Walikota Cilegon. Pasalnya, di tahun 2022, PT Krakatau Posco kembali mengadakan program magang dengan tajuk Krakatau Posco Apprentice Program 2022.

“Program ini diprioritaskan bagi warga sekitar perusahaan lulusan SMA maupun SMK di bidang Teknik. Program magang diselenggarakan dengan berdasarkan pada salah satu pilar Corporate Citizenship yakni “Society with Krakatau Posco” di mana perusahaan sebagai masyarakat industri merangkul masyarakat di lingkungan terdekat dengan perusahaan untuk memberikan pengalaman kerja terbaik yang bermanfaat bagi kehidupan di masa yang akan datang ketika telah benar-benar terjun langsung ke dunia kerja yang sesungguhnya,” ujar Edwin.

Edwin mengatakan, pembukaan Krakatau Posco Apprentice Program 2022 telah diumumkan pada bulan Januari 2022 dan dilanjutkan dengan proses seleksi hingga Maret 2022 dan telah terpilih 100 orang yang akan mengikuti program tersebut setelah melalui seleksi yang ketat.
 
Lebih lanjut, menurut Edwin perusahaan yakin bahwa semua pihak di Kota Cilegon memiliki harapan agar segera terlaksana penambahan kapasitas pabrik, sehingga nanti akan terbuka pula peluang dan kesempatan usaha dan bekerja yang lebih luas lagi.
 
“Mari kita jalin kerja sama yang positif dari dan untuk seluruh pihak agar iklim investasi di Kota Cilegon semakin baik lagi,” pungkasnya.***