Pandeglang Selatan Lakukan Penyuluhan Menuju New Normal

96

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Ditengah kebijakan pemerintah terkait penerapan new normal, penyuluh Pandeglang Selatan melaksanakan pertemuan rutin secara swadaya yang dilakukan setiap dua bulan sekali. Dengan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menjalin silaturahmi, wahana belajar, membangun rasa kekeluargaan dan sebagai wadah untuk menyampaikan masalah yang di hadapi serta solusinya.

Koordinator penyuluhan BPP Cibaliung, Ahmad Bahrudin mengatakan, Penyuluh merupakan ujung tombak dalam mensukseskan swasembada pangan ditengah pandemi Covid-19. Pada masa transisi new normal yang dimulai pada awal Juni, paguyuban penyuluh selatan Kabupaten Pandeglang melaksanakan pertemuan rutin di bendungan Cibaliung (16/06).

“Pada kegiatan pertemuan rutin kali ini, materi yang disampaikan mengenai TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) oleh Anah Mulyanah PPL BPP Cibaliung ” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh penyuluh tingkat Kabupaten Pandeglang (jafung), Kepala Desa Cihanjuang sebagai tuan rumah serta penyuluh pertanian, perikanan dan peternakan dari 4 Kecamatan, yaitu Cibaliung, Cimanggu, Sumur dan Cibitung.

Motivasi untuk meningkatkan kinerja penyuluh yang disampaikan oleh ketua paguyuban penyuluh selatan yaitu H. Undang, yang sangat menginspirasi rekan- rekan penyuluh untuk dapat bekerja dengan cerdas dan ikhlas dalam melaksanakan tugas.

Iman Khudartullah Penyuluh pertanian tingkat Kabupaten Pandeglang menyatakan “kinerja penyuluh dapat di lihat dari hasil dokumentasi kegiatan penyuluhan berupa foto dengan menggunakan open camera atau video pendek, yang bisa di publikasikan melalui media online. ” jelas Iman

“Saya sangat mengapresiasi penyuluh selatan yang kompak dalam melaksanakan pertemuan rutin ini, meskipun dengan swadaya. Dan materi yang disampaikan mengenai cara membuat video singkat untuk VLOG, berita ringan, feature dan informasi pertanian sangat dibutuhkan oleh penyuluh dalam mendokumentasikan kegiatan penyuluhan, membuat berita tentang keberhasilan petani binaannya dan membuat media penyuluhan.” tambahnya. (*/yohana)