Optimalkan Penerimaan PKB, Tim Pembina Samsat Gaet Surya Toto Indonesia

13
KEJAR TARGET: Perwakilan Tim Pembina Samasat dari Jasa Raharja Cabang Banten berkunjung keperusahaan Surya Toto Indonesia, Kamis (4/3). (FOTO: HUMAS JASA RAHARJA CABANG BANTEN FOR EKBISBANTEN.COM)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – PT Jasa Raharja Cabang Banten bersama Bapenda Provinsi Banten dan Polda Banten gencar monsosialisasikan program “Samsat Goes To Factory” kepada pemilik perusahaan atau pabrik di Provinsi Banten. Kali ini, perwakilan tiga institusi tersebut mengunjungi PT Surya Toto Indonesia di Jalan Aria Jaya Santika Nomor 1 Bojong, Kecamatan Cikupa – Tangerang, Kamis (4/3).

“Alhamdulillah dalam kunjungan ke PT Surya Toto Indonesia perwakilan manajamen menyambut baik kegiatan dimaksud karena sangat membantu karyawan dalam menyelesaikan kewajiban membayar Pajak dan SWDKLLJ,” kata Kepala Jasa Raharja Cabang Banten Dodi Apriansyah di Serang, Kamis (4/3).

Ia mengatakan, pogram yang dirintis Tim Pembina Samsat Banten bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada para karyawan pabrik dalam mengurus pajak kendaraan bermotornya.

“Karena melalui program ini karyawan PT Surya Toto Indonesia nantinya tidak perlu lagi susah-susah ke kantor Samsat untuk membauar PKB. Meraka cukup bayar di area pabrik tersebut,” kata Dodi Apriansyah.

Pasalnya Dodi menjelaskan, Tim Pembina Samsat melakukan jemput bola ke pabrik-pabrik dengan menempatkan petugas samsat yang bertugas di mobil samsat keliling di suatu titik yang masih berada di area pabrik tersebut .

“Tujuan program “Samsat goes to Factory” ini agar masyarakat lebih mudah membayar PKB dan SWDKLLJ nya. Tidak usah ke samsat lagi, kecuali yang ganti kaleng 5 tahun sekali.

Lebih lanjut Dodi menambahkan, potensi wajib pajak di PT Surya Toto berjumlah 2.400 karyawan .

“Namun Pihak koperasi bersedia memfasilitasi anggotanya yang berjumlah 1.700 orang dalam pembayaran PKB dan SWDLLJ secara kolektif,” katanya.

Menurut Dodi, program tersebut selain memberikan kemudahan bagi wajib pajak (pekerja pabrik) membayar pajak PKB dan SWDKLLJ, juga kesempatan bagi pihak Jasa Raharja menyosialisasikan tugas dan peran Jasa Raharja kepada masyarakat sekitar.

“Selain itu, juga dapat menyosialisasikan program bebas BBN-KB Mutasi masuk dari luar Provinsi masuk ke Banten,” tutup Dodi. (ismet)