Senin, 22 Juli 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Naik Hampir 30 Persen, Laba Bersih FIF Capai Rp4,1 T di Tahun 2023

Budi Man

| 29 Februari 2024

| 12:00 WIB

Tampak atas gedung FIF Group yang berlokasi di Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Foto: FIF Group.

JAKARTA, EKBISBANTEN.COM- PT Federal International Finance (FIF) mencatat laba bersih sebesar Rp4,1 triliun pada tahun 2023. Angka tersebut mengalami pertumbuhan 29,4 persen secara yoy apabila dibandingkan dengan tahun lalu.

Laba bersih tahun 2022 anak perusahaan PT Astra International Tbk itu mencapai Rp3,2 triliun. Pencapaian kinerja melalui laba bersih perusahaan itu merupakan yang pertama kali sejak FIF berdiri sejak tahun 1989.

Presiden Direktur PT FIF Margono Tanuwijaya mengucapkan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan atas dukungan dan kontribusi positif yang telah diberikan kepada perusahaan.

“Pencapaian ini berkat dukungan positif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk konsumen, karyawan, lembaga pemerintah yang terkait, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas, masyarakat, media, serta lembaga lainnya,” ungkap Margono, dikutip Kamis (29/2/2024). 

Pencapaian tersebut, kata Margono, merupakan bentuk dedikasi dan komitmen perusahaan dalam mewujudkan visinya, yaitu menjadi Pemimpin Industri yang Dikagumi Secara Nasional. 

“Keberhasilan ini tentunya dapat diraih dengan semangat kolaborasi dan ketekunan yang ditunjukkan oleh seluruh karyawan perusahaan, serta berkat dukungan dari para pemangku kepentingan untuk FIF dalam mewujudkan visi tersebut,” tutur Margono.

Margono optimis di tahun ini, perusahaannya akan tetap berkomitmen untuk terus melangkah maju dan memecahkan rekor-rekor berikutnya. 

“Tahun 2024 akan membawa berbagai tantangan. Namun, kami tetap berpegang teguh pada upaya untuk mengoptimalkan setiap peluang yang ada, serta terus mendorong inovasi dan integritas dalam memberikan layanan pembiayaan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Margono.

Pencapaian ini dapat terlihat dari pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan pada tahun 2023, yang mencapai Rp42,3 triliun atau naik sebesar 20,7 persen secara yoy dibandingkan dengan tahun 2022 senilai Rp35,1 triliun. 

Begitu pun jumlah unit yang dibiayai, pada tahun 2023, FIF membukukan pembiayaan untuk 3,2 juta unit atau naik sebesar 15 persen secara yoy dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai 2,7 juta unit.

Pertumbuhan juga dapat dilihat dari jumlah Net Service Asset (NSA) yang dikelola oleh FIF pada tahun 2023, mencapai Rp40,3 triliun. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 11,6 persen secara yoy dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai Rp36,1 triliun.

Melihat tingkat kesehatan perusahaan, Non-Performing Finance (NPF) FIF pada tahun 2023 mencapai 0,98 persen. Berdasarkan penetapan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai NPF yang berhasil dicapai tersebut menempatkan FIF dalam klasifikasi sebagai perusahaan pembiayaan yang sangat sehat.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top