Mitsubishi Fuso Kuasai 58 Persen Kendaraan Niaga di Banten

46
Mitsubishi Colt Diesel, sebagai kendaraan yang siap untuk memudahkan kegiatan bisnis pelanggan setia Mitsubishi. (Raden/ekbisbanten.com)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), menjadi pemimpin pasar kendaraan niaga di Provinsi Banten dengan pangsa pasar sebesar 58 persen.

Hal itu terungkap pada acara Meet & Greet Juragan Mitsubishi bertajuk “Keep your Business Grow with Fuso” yang digelar PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) – Mitsubishi Serang di Hotel Le Dian, Kota Serang, Selasa (7/12/2021) malam.

“Sampai saat ini pada tahun 2021 pencapaian market share atau penguasaan pangsa pasar kendaraan Mitsubishi Fuso di Banten 58 persen. Luar biasa!. Artinya populasi kendaraan komersial di Banten adalah merek Mitsubishi Fuso,” kata Area Koordinator KTB Jabotabek Jabar Risan.

BACA JUGA: Mantap! Penjualan Mitsubishi Serang Capai 975 Unit, Xpander Paling Laris

Dengan pencapaian itu Risan mengatakan, Mitsubishi Fuso membuktikan posisinya sebagai brand kendaraan niaga paling populer dan terpercaya di Provinsi Banten.

“Tentu pencapaian ini tidak akan mampu dicapai tanpa kesetian dan loyalitas bapak/ibu sekalian (pelanggan) yang ada di Banten. Terimakasih banyak atas pencapaian ini,” katanya.

“Selanjutnya, sebagai bentuk komitmen kami sebagai distributor Mitsubishi Fuso kami akan terus berinovasi dan berimprovisasi dari sisi produk. Kemudian nanti pada April 2022 kami akan meluncurkan Euro4,” katanya.

BACA JUGA: PT Kimia Farma Buka Lowongan Kerja Untuk Semua Jurusan

Sementara itu Business Manager Mitsubishi Serang Daru Harti mengatakan, meski di tengah pandemi penjualan kendaraan Mitsubishi di Banten tetap meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Secara keseluruhan all produck penjualan tumbuh 40 persen dan khusus kendaraan niaga tumbuh 20 persen dibandingkan tahun 2020,” kata Daru kepada wartawan.

Daru mengaku, peningkatan penjualan tersebut seiring pemulihan ekonomi secara nasional membaik, khususnya di Provinsi Banten. Sehingga tren penjualan kendaraan ikut terdongkrak.

“Ditambah pemerintah sedang marak melakukan pembangunan infrastruktur. Sedangkan unit yang tersedia ada di Mitsubishi. Jadi ini faktor yang sangat mendukung sehingga permintaan unit Mitsubishi meningkat di saat ada beberapa produk merek lain tidak ready stock,” tutup Daru.***