Minim Peminat dan Sulit Bayar Gaji, SMA/SMK Prisma Sanjaya Gulung Tikar

379
Kepala Sekolah SMK Prisma Syamsudin kepa wartawan

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Lembaga dunia pendidikan di Provinsi Banten berduka. Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Prisma Sanjaya di Jalan Raya Jakarta Kilometer 4, Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang resmi tutup.

Alasannya, pengelolah Yayasan Prisma Sanjaya merugi karena kekurangan murid sehingga tidak bisa membayar gaji guru dan karyawan.

“Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) hanya Rp500 ribu per siswa/tahun, sedangkan untuk biaya listrik dalam sebulan kami harus bayar Rp20 juta,” kata Kepala Sekolah SMK Prisma Syamsudin kepada wartawan, Senin (29/6).

Lantaran gulung tikar, sekolah yang berdiri sejak tahun 1990 ini terpaksa memindahkan 99 orang siswa ke sekolah lain.

“Hari ini sedang kamu urus berkas pemindahan nya,” imbuh Syamsudin.

Faktor lain gulung tikarnya Yayasan Prisma Sanjaya lanjut Syamsudin, karena tidak mampu bersaing dengan sekolah negeri yang menggratiskan seluruh biaya sekolah kepada para siswa.

“Ya ini juga berdampak pada sekolah swasta lain, pasti akan mengalami kesulitan,” katanya.

Akibat tutup, seluruh perlengkapan sekolah seperti mesin praktik, kursi, dan fasilitas ruangan kantor milik Prisma Sanjaya sudah dihibahkan ke sekolah terdekat.

“Nasib para guru yang mengajar juga sudah kami pindahkan ke sekolah yang sudah kami tentukan,” tutup Syamsudin. (Raden)