Minat Baca Masyarakat Kota Cilegon Masih Rendah

60
DPAD
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Ismatullah saat menyampaikan sambutan pada acara Bimbingan da Teknis Unggap Konten Lokal di Greenotel Cilegon, Selasa (7/12/2021). (Foto: Diskominfo Cilegon untuk Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Minat baca masyarakat Kota Cilegon hingga saat ini masih rendah.

Hal itu diungkapkan Walikota Cilegon Helldy Agustian pada acara Bimbingan dan Teknis Gerakan Unggah Konten Lokal dengan tema “Inovasi Gagah Total” yang berlokasi di Greenotel Cilegon, Selasa (7/12).

“Literasi di Kota Cilegon ini memang harus ditingkatkan, sebab saat ini tingkat minat baca dan menulis masyarakat Cilegon masih tergolong minim,” ujar Helldy Agustian.

BACA JUGA: Pemkot Cilegon Akan Gelar Simulasi Evakuasi Tsunami, Ini Lokasi dan Waktunya

Untuk itu mantan sales Toyota itu meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan industri di Kota Cilegon dapat menyediakan buku-buku bacaan guna meningkatkan literasi masyarakat.

Pasalnya menurut dia, kesadaran literasi akan turut menyumbang dalam perubahan Kota Cilegon menjadi lebih baik.

“Kita harus terus berinovasi dan menemukan ide-ide baru, oleh sebab itu literasi ini menjadi sangat penting dimana dapat mencerdaskan masyarakat sehingga nanti masyarakat dapat terus berinovasi serta menemukan ide-ide yang baru,” ucapnya.

BACA JUGA: Bank Banten Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Lebih lanjut, Helldy mendukung penuh gerakan literasi yang digalakkan oleh DPAD Kota Cilegon dalam meningkatkan minat baca masyarakat. .

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Cilegon Ismatullah berharap, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan industri di Kota Cilegon dapat menyediakan buku-buku bacaan guna meningkatkan literasi di tengah masyarakat.

“Saya ingin nanti kedepannya di setiap OPD dan industri Kota Cilegon ini ada pojok literasi, dimana diharapkan dengan adanya pojok literasi ini dapat meningkatkan minat baca para pegawainya,” katanya kepada wartawan di lokasi.

Ismatullah menyampaikan, jika tingkat kegemaran masyarakat terhadap buku meningkat, tidak menutup kemungkinan pojok-pojok literasi akan dijadikan sebagai tempat wisata di Kota Cilegon.

“Saya berharap minat baca dan menulis masyarakat Cilegon ini dapat terus meningkat, sehingga nanti kedepannya literasi bisa dijadikan sebagai salah satu tempat wisata bagi masyarakat Cilegon,” ujarnya.**