Menikmati Kopi Ulee Kareng Khas Aceh di Keude Kopi Bang Zul

60
Keude Kopi Ulee Kareng Bang Zul
Tampak Owner Keude Kopi Ulee Kareng Bang Zul, Ibrahim saat duduk di Kedai Kopi miliknya. (FOTO: ESIH/EKBISBANTEN.COM).

EKBISBANTEN.COM – Selain dikenal dengan julukan Serambi Mekah, Aceh juga mendapatkan gelar sebagai daerah Sejuta Warung Kopi. Hal itu lantaran hampir semua tempat di Aceh terdapat warung kopi, hingga tidak terhitung jumlahnya.

Salah satu jenis kopi legendaris yang pastinya cukup dikenal oleh penikmat kopi adalah Ulee Kareng. Di mana kopi ini adalah jenis kopi robusta yang berasal dari Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Jika sahabat EkbisBanten.com yang berada di Kota Serang penasaran dengan kopi Ulee Kareng, tidak perlu jauh-jauh pergi ke Aceh. Kalian bisa menikmati kopi jenis ini di Keude Kopi Ulee Kareng Bang Zul yang terletak di Jalan KH Abdul Hadi Nomor 65, Kebon Jahe, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Saat ditemui awak EkbisBanten.com, Pemilik Keude Kopi Ulee Kareng Bang Zul, Ibrahim mengatakan di Kedai kopi miliknya terdapat beragam olahan kopi Ulee Kareng dan makanan autentik khas Bumi Serambi Mekah.

“Untuk minuman, kita ada kopi saring, kopi khop, teh tarik dan Boh Manok Weng. Sementara untuk makanan ada roti cane dengan berbagai varian rasa, martabak dan yang paling khas adalah bubur Aceh,” ungkapnya.

Ibrahim kemudian menjelaskan berbagai minuman dan makanan tersebut secara rinci.

“Jadi kopi saring itu diracik dengan metode disaring bisa dipilih kopi panas atau dingin sesuai selera, kemudian kopi khop itu disajikan pada gelas yang ditempatkan dalam keadaan terbalik di sebuah piring kecil dan diminum dengan cara menyeruput atau menyedot cairan kopi yang ada di piring kecil sampai menyisakan ampas kopi yang ada di dalam gelas terbalik tersebut,” jelasnya.

“Khop sendiri dalam bahasa Aceh adalah terkelungkup atau terbalik. Dan yang paling menarik di kedai kopi kami adalah minuman Boh Manok Weng.  Boh manok berarti telur ayam sedangkan weng berarti diputar atau di kocok. Artinya, minuman ini terbuat dari telur ayam kampung yang dikocok bersama teh dan kopi,” kata Ibrahim menjelaskan.

Kendati menggunakan telur ayam dan dikocok, lanjut Ibrahim, minuman ini sama sekali tidak amis. Bahkan memiliki cita rasa yang nikmat dan diyakini dapat meningkatkan stamina. “Nggak amis kok rasanya ditambah minuman ini juga bisa menambah stamina,” tuturnya.

Sementara untuk makanan, yang paling menarik di Keude Kopi Ulee Kareng Bang Zul adalah bubur Aceh atau dikenal dengan kanji rumbi. “Nah biasanya kanji rumbi itu kami sediakan di hari Kamis dan Jumat. Jadi di hari itu, banyak orang Aceh yang datang ke sini berkumpul untuk menikmati bubur yang dimasak dengan banyak rempah itu,” terangnya.

Adapun untuk harga minuman dan makanan yang dijual di Keude Kopi Ulee Kareng Bang Zul sangat variatif dan pas di kantong. Kalian tidak perlu merogoh kocek cukup dalam untuk menikmati berbagai minuman dan makanan khas Aceh di sana.

“Kopi hitam panas di tempat kami cuma Rp8 ribu sementara yang dingin Rp10 ribu. Kopi khop harganya Rp15 ribu, teh tarik Rp10 ribu dan minuman Boh Manok Weng Rp 15 ribu. Sedangkan untuk makanan, roti cane rasa original Rp5 ribu, cane gula Rp7 ribu, cane gula aren Rp8 ribu, cane susu Rp8 ribu, cane coklat Rp10 ribu, cane keju Rp10 ribu, cane coklat keju Rp15 ribu dan cane kari Rp20 ribu. Sementara itu bubur Aceh hanya dibanderol dengan harga Rp10 ribu saja,” tandasnya.

Jika penasaran dengan cita rasa yang ditawarkan di Keude Kopi Ulee Kareng Bang Zul, kalian bisa langsung datang ke sana. Lokasinya di seberang Masjid Roudlatul Muttaqin Kebon Jahe, deretan Klinik Jannah. Kedai kopi ini buka setiap hari lho, dari pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Yuk mampir.***