PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM Wakil Komandan Komando Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Wadankodiklatad) Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo sukses menggagas rumah lobster bersama dengan Rysno salah satu warga masyarakat Kampung Cipanon, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.
Rumah lobster ini diharapkan dapat meningkatkan tumbuh kembangnya udang lobster sehingga dapat berkembang biak dengan pesat.
Penggagas rumah lobster, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan bahwa pembuatan rumah lobster ini diharapkan dapat menjadi rumah bagi udang lobster untuk tumbuh kembangnya hewan tersebut.
BACA: Nama Jenderal Agus Subiyanto Dikirim Presiden Jokowi ke DPR untuk Jadi Calon Panglima TNI
“Diharapkan warga mau melakukan hal yang sama dan tidak selalu memburu lobster untuk penghasilan keluarga,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 November 2023.
Sebagaimana diketahui bahwa di kawasan perairan Banten dikenal sebagai habitatnya udang batu atau lobster seperti di kawasan Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Banten.
Banyak nelayan yang kini beralih profesi sebagai pemburu hewan bercangkang keras ini. Maraknya perburuan tidak sebanding dengan perkembangbiakan lobster itu sendiri.
BACA: Brigjen TNI Tatang Subarna Pimpin Serah Terima Dandim 0602/Serang dan Tradisi Satuan Korem 064/MY
Ada beberapa jenis lobster yang dilepasliarkan di Perairan Tanjungjaya ini di antaranya lobster pasir, batik, bambu, pakistan dan lobster mutiara.
“Kalau kita menciptakan rumah ikan belum tentu Lobster datang, tapi kalau kita menciptakan rumah Lobtser sudah jelas ikan-ikan pasti datang sebab kita ciptakan rumah lobster yang habitatnya ditempat di goa atau lobang-lobang persembunyian,” kata Rysno alias Daeng Anno.
“Di dalam rumah lobster tersebut sudah disediakan pakan berupa kerang laut yang hidup dan juga akan berkembang didasar laut,” tambah Daeng Anno.
Daeng Anno berharap kepada pemerintah, metode rumah lobster yang dikembangkan dapat dikembangkan diberbagai daerah lainnya.
“Jika metode-metode rumah lobster ini dikembangkan maka kemungkinan Indonesia akan menghasilkan lobster nomor 1 di dunia yang tentunya akan menambah devisa negara,” katanya.
Menurutnya, melestarikan habitat lobster akan memberikan potensi besar bagi perkembangan lobster tersebut. Terlebih, anak-anak di pesisir pantai diberikan edukasi cara membangun rumah lobster dengan membuat terumbu karang buatan.
Tujuannya menjaga habitat lobster agar tidak punah. Terumbu karang yang terbuat dari semen dengan bentuk lonceng tersebut, biasanya sangat disukai lobster. Warga membawa pakan lobster berupa kerang laut yang nantinya akan ditempatkan di terumbu karang buatan tersebut.
“Dan untuk saat ini baru ada 18 terumbu karang buatan yang disiapkan dan rencananya jika program ini berhasil akan ada banyak terumbu karang lain yang akan di tanam di dasar laut Pandeglang. Diharapkan anak-anak dapat meneruskan budidaya lobster dengan cara membuat rumah lobster tersebut,” pungkasnya.*