EKBISBANTEN.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk yang diukur gini ratio bulan Maret 2023 di Provinsi Banten meningkat sebesar 0,005 jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2022.
Perlu diketahui, gini ratio atau rasio gini menurut BPS ialah tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat yang nilainya berada pada rentang 0 sampai 1. Semakin tinggi nilainya, maka tinggi pula ketimpangannya pada masyarakat.
Jika gini ratio sama dengan 0, ketimpangan pendapatan merata sempurna, artinya setiap orang menerima pendapatan yang sama dengan lainnya. Namun, jika gini ratio sama dengan 1, ketimpangan pendapatan timpang sempurna atau pendapatan itu hanya diterima oleh satu orang atau satu kelompok saja.
BACA: Penduduk Miskin di Banten Capai 826,13 Ribu Orang
“Pada Maret 2023, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Provinsi Banten yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,368. Angka ini menurun 0,009 poin dibandingkan Gini Ratio September 2022 dan meningkat terhadap Gini Ratio Maret 2022 sebesar 0,005,” tulis Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Banten Indra Warman dalam keterangan resminya, Senin (17/7/2023).
Untuk daerah perkotaan di Provinsi Banten, Indra merinci pada Maret 2023 tercatat sebesar 0,372. Angka tersebut turun jika dibandingkan gini ratio bulan September 2022 yang sebesar 0,384. Namun mengalami kenaikan sebesar 0,367 jika dibandingkan bulan Maret setahun yang lalu.
Kemudian untuk daerah perdesaan, gini ratio mengalami penurunan pada bulan Maret 2023 sebesar 0,256 dibandingkan September 2022 di angka 0,266.
BACA: Ini Biang Kerok di Balik Kenaikan Angka Kemiskinan Provinsi Banten
Sedangkan untuk faktor yang mempengaruhi tingkat ketimpangan ialah pengeluaran perkapita per bulan penduduk pada kelompok 20 persen dan 40 persen.
“Kelompok 40 persen berpengeluaran menengah meningkat masing-masing sebesar 0,53 poin persen dan sebesar 0,28 poin persen,” tulisnya.***