Manfaatkan Energi Hijau, 4 PLTM Siap Perkuat Keandalan Listrik di Banten

14
Dok. PLN UID Banten

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM – Untuk mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), PLN UID Banten telah mengoperasikan 4 (empat) Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro / Mikrohidro (PLTM) dengan total kapasitas 17 megawatt (MW).

General Manager PLN UID Banten Sandika Aflianto menuturkan, adapun 4 PLTM yang sudah dioperasikan antara lain PLTM Cisono (3 MW), PLTM Situmulya (4,5 MW), PLTM Lebak Tundun (8 MW), PLTM Bojong Cisono (1,5 MW), sedangkan satu pembangkit yang belum dioperasikan yaitu PLTM Cikotok (4,2 MW).

“Tekad kuat pemerintah menekan energi berbasis fosil dari tahun ke tahun mendorong masifnya peningkatan pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ditargetkan baurannya akan mencapai 23 persen pada 2025,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (28/6).

Salah satu target program EBT tersebut berada di PLN UID Banten, dikarenakan geografisnya yang mendukung yaitu banyaknya aliran sungai deras yang bisa dimanfaatkan untuk membangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro atau yang biasa disebut PLTMH.

Pembangkit Tenaga Air bersekala kecil atau mikro (PLTMH) berkapasitas di bawah 10 MW, dimana energi listrik tersebut sangat penting untuk masyarakat di pedesaan atau pedalaman dan pegunungan.

Dengan adanya energi terbarukan pembangkit listrik tenaga mikro hidro dapat menambah ketersediaan energi listrik di daerah pedesaan atau pegunungan sekalipun, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta menjadi pendorong kegiatan ekonomi di wilayah pedesaan sesuai Misi PLN.

Selain itu, manfaat PLTMH di PLN UID Banten sendiri adalah untuk perbaikan tegangan ujung, perbaikan susut, peningkatan kehandalan serta menghadirkan energy bersih mengurangi emisi dari pembangkit konvensional.

Saat ini terdapat 5 (lima) PLTMH di PLN UID Banten, dimana empat diantarannya sudah beroperasi dengan total kapasitas 17 MW dan satu diantaranya sedang proses COD, yang diharapkan mampu mendukung kelistrikan di Wilayah Banten Selatan.

“Ini merupakan wujud nyata dari satu pilar transformasi PLN, Green, yaitu komitmen PLN untuk terus menghadirkan energi bersih, khususnya di wilayan Banten” tuturnya.

Melalui aspirasi green dalam Transformasi PLN, PLN terus mendorong transisi energi tidak hanya untuk memenuhi target bauran EBT 23 persen pada tahun 2025, tetapi untuk generasi yang akan datang bisa menikmati masa depan yang lebih baik. (*/Raden)