Lawan Hoax, ACT Tunjukkan Aksi Nyata

47

Jakarta – Lembaga Kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyesalkan adanya informasi tidak akurat beredar di publik yang memfitnah ACT terhubung dengan gerakan radikal dan ilegal di Indonesia, Selasa (23/7).

Vice President Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar mengatakan, berita yang memfitnah Lembaga Kemanusiaan ACT terlibat dengan gerakan radikal dan ilegal yang tersebar melalui jejaring Media Sosial dan WhatsApp Group adalah berita bohong (hoax).

“Informasi itu tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat,” kata Ibnu Khajar.

Ibnu menjelaskan, ACT adalah lembaga kemanusiaan yang menjunjung transparansi dalam penyaluran donasi yang didapat dari berbagai mitra, dan tersertifikasi oleh pemerintah.

“Kami menyalurkan bantuan ke tempat – tempat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan seperti Lombok, Palu, Mentawai, Selat Sunda, Sentani (lokasi bencana di Indonesia), dan berbagai lokasi lainnya,” kata Ibnu.

Lanjut Ibnu, Donasi dari mitra – mitra disalurkan untuk Pendidikan Tepian Negeri dalam bentuk program pendidikan di Indonesia Timur, khususnya di pulau – pulau terpencil (Tepian Negeri).

Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah diantaranya, “sarana sekolah, perlengkapan belajar siswa, seragam sekolah hingga beasiswa dan bantuan operasional guru,” jelasnya.

Ibnu mengatakan, Bentuk bantuan program bervariasi disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah jelasnya.

“Prinsip dasarnya adalah kita berbuat kebaikan dengan apa yang ada. ACT mengajak masyarakat untuk peduli, tetap memberikan bantuan kepada yang membutuhkan sampai fitnah itu tidak terbukti,” kata Ibnu.

Sejalan dengan hal tersebut, Ibnu Khajar juga memberikan pernyataan terhadap isu tidak akurat yang beredar.

“Cara yang mereka lakukan adalah menebarkan fitnah, cara memenangkannya adalah berkarya,” katanya.

Pihaknya berharap kepada semua mitra untuk terus mengajak semua masyarakat untuk menebar kepedulian.

Tambah Ibnu menjelaskan, Selain Bukalapak, pihaknya telah berkolaborasi dengan lebih dari 400 mitra perusahaan, organisasi, komunitas dan media.

“Bank BRI, Bank Indonesia, Pertamina, Astra, Garuda Indonesia, Tokopedia, Indofood, HERO, Kompas, Antara, Detik, Metro TV, TVOne, DAAITV, dan lain lain,” ujarnya.

Bersama mitra – mitra ACT akan terus berjalan membantu saudara yang kesusahan di pelosok Indonesia hingga penjuru dunia atas nama kemanusiaan. (Fikram).