Korban Tewas Kecelakaan Truk di Puncak Dijamin Jasa Raharja

34
Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Tangerang Darwin Sinaga (kiri) saat menyerahkan santunan Jasa Raharja secara simbolis kepada salah satu ahli waris kecelakaan maut asal Tangerang, Sabtu (17/10). (FOTO: Humas Jasa Raharja)

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM – Ahli waris kecelakaan lalu lintas (laka lantas) asal Tangerang yang terjadi di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10) dini hari menerima santun PT Jasa Raharja.

Kecelakaan tersebut melibatkan 5 unit kendaraan dan mengakibatkan 5 orang meninggal di lokasi dan 6 orang mengalami luka-luka.

Adapun lima orang tewas tersebut adalah pengendara motor Vario nopol A-3220-ZV inisial SA (Pria,19 tahun, Pelajar/Mahasiswa) asal Tangerang dengan Penumpang NSA (Perempuan,19 tahun, Pelajar/Mahasiswi) asal Tangerang dan pengendara motor Nmax nopol A-2425-VD, yang dikendarai oleh C (Pria, 18 tahun, Pelajar) dengan penumpang DWY (Pria, 21 tahun, Pelajar/mahasiswa) asal Tangerang dan sopir truk pengangkut batu inisial EH (29) asal Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Jasa Raharja Cabang Banten Dodi Apriansyah mengatakan, pembayaran santunan tersebut merupakan wujud komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan kepada setiap korban laka lantas.

“Sejalan dengan komitmen tersebut, pelayanan dilakukan jika persyaratan pengajuan klaim telah dipenuhi oleh ahli waris penerima dan kami tidak boleh menunda pembayaran santunan. Untuk itu, setelah ada informasi bahwa warga Tangerang yang terjadi kecelakaan laka lantas tim dari Jasa Raharja langsung ke rumah korban di Tangerang,” ujar Dodi Apriansyah kepada Ekbisbanten.com, Sabtu (17/10).

“Hari ini 3 sudah diserahkan santunannya mas ke ahli waris korban. Santunannya diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Tangerang Bapak Darwin Sinaga,” sambung Dodi.

Sementara korban luka yakni pengendara motor beat nopol B-6871-COT, yang dikendarai oleh N (Pria, 17 tahun, Pelajar/Mahasiswa), dan 3 penumpang mobil Grandmax nopol. B-1959-ZKH yang dikendarai oleh G (Pria, 40 tahun) dan 3 penumpangnya inisial HP (Laki-laki, 38 tahun, pekerjaan Musisi), RA (Perempuan, 38 tahun, pekerjaan Musisi), NB (Perempuan, 32 tahun, pekerjaan swasta) asal Kota Depok.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, semua korban tadi dibawa ke Rumah Sakit Paru Goenawan Soeroso (RSPG) Cisarua, Bogor. Dan kami langsung gerak cepat mengunjungi ahli waris untuk melakukan pendataan,” katanya.

Untuk diketahui, kecelakaan truk pengangkut batu di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/10) mengalami rem blong dan menabrak beberapa kendaraan di depannya. Peristiwa itu terjadi Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 dini hari. Ada 5 korban meninggal dalam kejadian tersebut. Sementara lainnya dibawa ke rumah sakit karena luka-luka.

“Semua korban meninggal dunia dan luka-luka akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Untuk korban meninggal dunia, ahli waris akan mendapatkan santunan Rp50 juta. Sedangkan untuk korban luka ringan dan berat akan kita tanggung biayanya hingga Rp20 juta,” pungkasnya. (Red)