Komplek Taman Raya Cilegon Jadi Pilot Project Bank Sampah di Kelurahan Gedong Dalem

134
Plt Lurah Gedong Dalem Hamid (baju abu-abu) saat menimbang sampah dari warga Komplek Taman Raya Cilegon usai Launching Bank Sampah, Sabtu (16/10) (Foto:Maulana/Ekbisbanten).

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Komplek Taman Raya Cilegon, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang menjadi pilot project atau proyek percontohan Bank Sampah di Kelurahan Gedong Dalem.

Proyek percontohan tersebut diberikan lantaran warga Komplek Taman Raya Cilegon dinilai aktif melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Sebelumnya, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalimaya Taman Raya Cilegon sukses menjadi percontohan KWT Kota Cilegon untuk area perkotaan.

“Ini sebagai apresiasi kita kepada warga Taman Raya Cilegon yang begitu kompak dan menginginkan lingkungannya bersih dalam rangka peningkatan kesadaran melalui Bank Sampah,” kata Plt Lurah Gedong Dalem Hamid kepada Ekbisbanten.com usai kegiatan Launching Bank Sampah di Balai Desa Komplek Taman Raya Cilegon, Sabtu (16/10/2021).

Bank sampah yang diberi nama ‘Berkah Bersama’ tersebut bekerjasama dengan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kelurahan Gedong Dalem tersebut dan Bank Sampah Digital (BSD) dalam pemilahan sampahnya.

Hamid menuturkan, pihaknya selaku pemerintah kelurahan akan mendorong dan mendukung terkait penyelenggaraan Bank Sampah dengan memberikan masukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar mengalokasikan anggaran khusus Bank Sampah.

“Karena ini pemberdayaan masyarakat pastinya akan memberikan masukan kepada Pemkot Cilegon bahwa di Taman Raya Cilegon ada Bank Sampah. Mudah-mudahan dapat bantuan untuk pelaksanaan Bank Sampah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Direktur Bank Sampah Berkah Bersama Agus Irawan mengaku turut bersyukur keinginan warga Taman Raya Cilegon akhirnya terwujud untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan dapat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Terlebih, Bank Sampah Berkah Bersama itu tidak memerlukan lahan yang luas berkat kerjasama dengan Bank Sampah Digital (BSD).

“Alhamdulillah hari ini terlaksana untuk launching berangkat dari keinginan warga agar lingkungan bersih nyaman dan dari sampah bisa jadi nilai ekonomis. Kita kerjasama dengan BSD jadi gak perlu lahan yang luas, karena setelah dipilah, ditimbang kemudian langsung diangkut,” ucapnya.

Menurut Agus, selain menghasilkan pundi-pundi rupiah, untuk sampah organik bank sampah akan mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat untuk KWT Kalimaya yang notabene satu lokasi dengan Bank Sampah Berkah Bersama di Komplek Taman Raya Cilegon.

“Jadi manfaatnya ternyata juga mengedukasi masyarakat untuk membuat komposter, pupuk organik yang akan dimanfaatkan oleh KWT,” ujarnya.

Agus menyampaikan, Bank Sampah yang ia garap itu mempunyai cita-cita menjadi Bank Sampah percontohan di Kota Cilegon. Oleh karena itu, ia berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam program Bank Sampah.

“Supaya lebih maju dan menjadi percontohan, harapanya seluruh warga khususnya warga Komplek Taman Raya Cilegon bisa ikut berpartisipasi dalam program Bank Sampah ini demi terciptanya lingkungan yang nyaman dan punya nilai ekonomis,” terangnya.**