Kisah Sukses Owner Ayam Bakar Madu, Dulu Pernah Jual TV untuk Biaya Sekolah

152
Owner Ayam Bakar Madu Serang Rian Setiawan, Dok. Istimewa

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Fokus menjadi kunci sukses Rian Setiawan (30) sebagai owner Ayam Bakar Madu (ABM) Ibu Hj. Rohani di Kota Serang. Pasalnya usaha kuliner miliknya saat ini sudah punya 9 cabang yang tersebar di seluruh area Kota Serang.

Dibalik kesuksesannya tersebut, ternyata Rian bersama keluarganya berasal dari keluarga yang punya taraf perekonomian rendah, bahkan untuk biaya SPP sekolah Rian, keluarganya terpaksa harus menjual televisi dirumahnya.

“Pernah tuh, TV lagi di tonton itu dijual malem-malem untuk biaya sekolah saya, memang itu keinginan orang tua supaya anak-anaknya bisa sekolah,” kata Rian kepada Ekbisbanten.com di Perum Bukit Mas Blok B 1 nomor 10 Kota Serang, Jumat (11/6).

Diceritakan Rian, awal mula ABM berdiri sejak tahun 2006, saat ia masih duduk dibangku SMA. Saat itu, Rian bersama keluarganya membuka warung ayam bakar di area smesko Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

“Kecil dulu, cuma pakai tenda aja itu kiri dan kanannya gak ada penghalang,” ujarnya.

Hingga 6-8 tahun usahanya berjalan, Rian bersama keluarga tersebut memberanikan diri untuk membuka cabang kedua yang masih berlokasi di area kampus Untirta.

“Mulai deh tu punya karyawan langsung dua, karena untuk menghendel tempat tersebut,” ceritanya.

Setiap hari, dagangan ABM miliknya selalu habis terjual, dalam satu cabang AMB kata Rian, mampu menghasilkan omset hingga Rp80 juta dalam sebulan.

“Kucinya itu bukan hanya soal rasa saja, tapi pelayanan, kita harus ramah. Kita juga memberikan gratis tambah nasi, tambah air bagi pengunjung yang datang,” paparnya.

Selain itu, Rian juga sangat peduli terhada karyawan yang ikut bekerja bersamanya. Lebih hebat lagi Rian memberikan reward umroh gratis bagi karyawannya yang sudah bekerja selama 10 tahun.

“Baru 1 orang kita berangkatkan umroh kemarin, karena usia ABM ini baru 17 tahun. Kita juga harus anggap karyawan itu seperti saudara sendiri,” kata pria lulusan Fakultas Hukum Untirta tersebut.

Saat ini, berkat kegigihanya berdagang, Rian mampu membangun rumah untuk orang tuanya, serta sudah memiliki kendaraan pribadi dan rumah sendiri.

Rian juga mulai melakukan ekspansi bisnisnya didunia fashion dengan menjual berbagai jenis sandal dan sepatu. Hasilnya, dalam 7 bulan Rian mampu menggaet 500 resseler se Indonesia dan bisa menjual 2.000 pasang sepatu-sandal dalam satu bulan.

“Saya ingin anak-anak muda di Banten itu gak saling sikut saat berusaha, contohnya MS Glow milik bang Gilang itu dia merangkul rekan-rekannya untuk maju bersama, saya juga ingin begitu, bagi siapa saja yang mau sharing bisnis pintu rumah saya selalu terbuka buat siapapun,” tutup Rian. (Raden)