Keren! KSAL Resmikan 2 Kapal Perang Buatan dalam Negeri, Ini Keistimewaannya

32
TNI AL
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono meresmikan dua kapal perang buatan dalam negeri, Senin (21/3). (FOTO: ISTIMEWA).

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono meresmikan dua kapal perang buatan dalam negeri bernama KRI Dorang-874 dan KRI Bawal-875. Kapal tersebut merupakan pengembangan dari kapal PC 40 menjadi PC 60.

Kapal yang dibuat oleh perusahaan dalam negeri di galangan kapal milik PT Caputra Mitra Sejati di Salira, Kabupaten Serang sejak 2015 itu merupakan tipe kapal patroli cepat memiliki sejumlah kelebihan.

“Kapal ini berada di kelas 60 meter memiliki spesifikasi panjang 60 meter, lebar 8,50 meter dan bobot 440-520 ton. Kapal ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 24 knot, kecepatan jelajah 17 knot dan kecepatan ekonomis 16 knot, serta memiliki ketahanan berlayar selama enam jam dan dapat mengangkut 46 personel ditambah 9 personel cadangan,” kata Laksamana Yudo Margono kepada wartawan, Senin (21/3/2022).

Laksamana Yudo menyampaikan, kapal tersebut merupakan kapal 8 dan 9 yang dalam pembuatannya melibatkan sejumlah ahli dalam negeri dan lulusan dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).

“Ini merupakan kebanggan kita bersama di mana kalangan kita di Indonesia mampu membangun kapal PC 60 yang tentunya dari sini nanti kita kembangkan lagi untuk ditingkatkan jadi kapal-kapal yang lebih canggih dari sekarang ini,” ujarnya.

Kelebihan lainnya, dikatakan Laksamana Yudo yaitu kapal tersebut bisa dipersenjatai dengan rudal apabila dalam kondisi darurat. Namun karena saat ini dalam situasi aman, maka kapal tersebut akan digunakan untuk patroli saja.

“Keistimewaannya nanti akan dipasang senjata di haluan itu 40 milimeter dan juga di lambung kanan kiri 20 milimeter untuk pertahanan udara. Karena ini situasi damai sehingga cukup untuk melaksanakan patroli laut,” ucapnya.

Untuk diketahui, usai diresmikan dua kapal tersebut akan dikirim ke Sorong, Papua untuk memperkuat armada di Koarmada 1 dan 3.**