Kenali Hama dan Penyakit yang Dapat Menyerang Tanaman Melon Gold

22
Melon Gold
Aktivitas bercocok tanam melon gold di Pabean Karangtengah, Kota Cilegon.

EKBISBANTEN.COM – Tahukah sobat ekbisbanten dengan buah melon gold? Ya, buah yang satu ini merupakan salah satu komoditi unggulan buah-buahan yang memiliki prospek pasar yang bagus. Tetapi, banyak yang ragu untuk mulai membudidayanya karena takut dengan serangan hama dan penyakit.

Tanaman biasanya rentan terserang hama dan penyakit yang bisa mengakibatkan tanaman ini mendadak layu atau busuk saat menjelang panen. Tenang saja masalah ini bisa diatasi jika kita bisa mengenali jenis hama dan penyakit yang dapat merusak tanaman.

Mari kita ketahui apa saja hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman melon serta pengendaliannya agar bisa menghindarkan resiko gagal panen.

Berikut jenis-Jenis hama dan penyakit tanaman melon serta cara mengendalikannya, dilansir dari mediatani:

  • Hama Kutu Kebul

Kutu kebul (Bemisia Tabaci) berukuran kecil dan berwarna putih. Kutu ini harus diwaspadai karena sangat produktif, satu kutu betina bisa menghasilkan 500 telur.

Telur-telur ini menetas dalam waktu 10 hari.

Kutu kebul menyerang bagian daun yang ditandai munculnya bercak kecoklatan dan mengering. Jika menyerang buah akan mengakibatkan busuk.

Pengendaliannya dengan cara membuang tanaman yang terinfeksi dan melakukan penyemprotan menggunakan insektisida. Untuk mencegah, gunakan pembatas pada tanaman melon agar kutu kebul tidak bisa mendekati.

  • Hama Lalat Buah

Lalat berwarna putih dan berukuran kecil ini menyerang buah melon sehingga menjadi busuk. Pada buah melon yang masih kecil, lalat ini akan memasukkan telur ke dalam buah. Setelah menetas dan menjadi larva, lalat akan memakan daging buah sehingga menguning dan busuk.

Cara mengendalikan lalat ini dengan memasang perangkap lalat dan menyemprotkan insektisida yang berbau tajam. Untuk mencegah lalat mendekat, bungkus buah dengan plastik.

  • Hama Trhips

Hama ini berwarna hitam dan sering hinggap di daun tanaman melon. Trships menyerang tanaman dengan cara menghisap daun melon hingga berubah warna, lalu mengering dan keriting.

Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan membersihkan tanaman inang dan gulma. Mengatasinya dengan cara menyemprot insektisida dengan dosis yang tepat.

  • Hama Ulat Tanah

Ulat tanah menyerang tanaman melon saat malam hari. Ulat ini memakan seluruh bagian tanaman, mulai dari akar, batang, daun hingga buah melon. Kehadiran ulat yang bernama latin Agrotis Ipsilon ini dapat dicegah dengan mengolah tanah yang baik sebelum menanam.

Jika ulat semakin merajalela semprot dengan insektisida untuk membasminya. Penyemprotan ini sebaiknya dilakukan pada malam hari saat ulat aktif.

  • Hama Oteng-Oteng

Oteng-oteng mirip dengan kumbang dengan berwarna kuning kecoklatan. Sukanya memakan daun muda hingga berlubang-lubang. Bahkan tidak jarang hanya meninggalkan tulang daunnya saja.

Media tanam dan udara yang lembab membuat hama ini betah mendekat pada tanaman melon. Hama dan penyakit tanaman melon ini dapat dibasmi dengan menyemprotkan cairan yang mengandung insektisida.

  • Penyakit Layu Fusarium

Layu fusarium disebabkan oleh cendawan Fusarium Oxysporum yang menyerang akar. Gejalanya tanaman tampak segar pada pagi dan sore hari, namun layu saat siang. Siklus ini berlangsung 2-3 hari, sampai akhirnya tanaman mati dan batangnya berkerut.

Pencegahannya dengan memilih benih yang tahan terhadap cendawan Fusarium Oxysporum. Langkah lainnya dengan menjaga pH tanah agar tidak terlalu lembab dan memperbaiki sistem drainase.

Adapun cara mengendalikan penyakit ini dengan memusnahkan tanaman yang terserang. Selanjutnya melakukan penyemprotan dengan fungisida berbahan aktif metalaksil dan melakukan pergiliran tanaman.

  • Penyakit Antraknosa

Penyakit ini sering disebut patek. Antraknosa disebabkan oleh cendawan Colletotrichum sp. Tandanya terlihat bercak-bercak coklat muda pada daun, lalu berubah menjadi coklat tua dan akhirnya mengering berwarna kehitaman.

Saat menyerang buah maka terjadi pembusukan yang ditandai dengan munculnya merah jambu berbentuk bulatan dan meluas. Cara mengendalikannya dengan membuang buah yang terserang dan melakukan penyemprotan fungisida antracol, propineb,mankozeb, dithane dll.

  • Penyakit Layu Bakteri

Penyebab penyakit ini adalah bakteri Raistonia sp. Tanda-tandanya terjadi perubahan warna pada daun dari hijau segar menjadi coklat dan mengering. Selain itu ada bagian batang yang layu permanen dan pembuluh xylem menghitam.

Pengendaliannya dengan cara membakar tanaman yang terinfeksi. Kemudian lakukan pembibitan baru dengan merendam benih terlebih dahulu ke dalam larutan agrymicin dengan dosis 1-2 gram per liter. Redam selama 6-8 jam.

  • Penyakit Embun Tepung

Penyakit ini dijuluki embun tepung karena menyebabkan batang dan daun melon terselimuti bercak serupa tepung putih. Penyebab terjadinya powdery mildew adalah jamur Erysiphe Cichoracearum dan Oidium sp. Kedua jamur ini menginfeksi tanaman melon karena lembab.

Oleh karena itu untuk mencegah tumbuhnya jamur, kurangi kelembaban udara di sekitar tanaman melon. Langkah selanjutnya lakukan penyemprotan insektisida untuk memberantas penyakit embun tepung.

  • Penyakit Busuk Buah

Penyakit ini disebabkan jamur Phytophthora Nicotianae dan Pythium sp. Gejala yang timbul adalah bercak berwarna coklat kehitaman pada bagian buah. Buah kemudian melunak dan membusuk. Penyakit ini juga dapat menyerang bagian daun dan batang tanaman melon.

Jamur yang menyebabkan penyakit busuk buah ini menyerang tanaman melon karena tingginya kelembaban udara. Untuk mencegahnya, kurangi kelembaban dengan memangkas daun atau cabang tanaman. Selain itu, lakukanlah rotasi tanaman.

Untuk mengatasi tanaman melon yang terlanjur terkena penyakit busuk buah yaitu dengan mencabut dan membakarnya. Setelah itu semprot dengan insektisida.

Dengan mengetahui cara mengatasi hama dan penyakit tanaman melon, kalian tidak perlu ragu melakukan budidaya buah melon. Perlu diketahui selain rasanya manis juga menguntungkan karena harganya relatif mahal.***