Kapolda Banten Tinjau Pabrik Zat Formalin yang Meledak di Cilegon

21
Foto: Polda Banten

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Kapolda Banten Inspektur Jendral Polisi Irjenpol Fiandar didampingi Kepala Bidang Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi Edy Sumardi dan Kapolres Cilegon Arjun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sigit Haryono, meninjau situasi Pasca ledakan Mesin reactor uap di PT Dover Chemical, Kota Cilegon , Rabu (23/12/2020)

Fiandar menyampaikan bahwa saat ini kami melihat bagaimana Tempat pasca penyebab ledakan di pabrik yang memproduksi zat formalin tersebut diduga akibat disaat produksi tekanan uap mesin reaktor mengalami over.

“Kami datang kesini untuk pastikan penyebab pasca ledakan Ruang mesin uap reaktor di PT. Dover Chemical, penyebab ledakan di pabrik yang memproduksi zat formalin tersebut diduga akibat disaat produksi tekanan uap mesin reaktor mengalami over. Diduga karena tekanan uap mesin reaktor terlalu over sehingga terjadi ledakan yang mengakibatkan atap bagian produksi rusak, saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu hasil dari Forensik Polri,” ujar Fiandar.

Fiandar mengatakan Korban luka saat ini sudah pulang ke rumahnya masing-masing, korban hanya mengalami syok karena ledakan yang cukup keras Dua korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Korban tidak ada yang luka berat apalagi meninggal hanya luka ringan karena dia syok mungkin, dan tindakan pertama kalau ada kejadian itu kan pasti dibawa ke rumah sakit, ternyata rekomendasi dokter tidak perlu dirawat berarti tidak serius lukanya dan sudah mendapatkan perhatian dari perusahaan,” ujar Fiandar.

Fiandar berpesan Agar pihak pengelola PT Dover Chemical bisa menyelesaikan pasca ledakan mesin reaktor Kimia yang mengalamai over dan untuk kedepannya bisa melaksanakan Proses produksi dengan sesuai SOP dan memperhatikan serta mengecek seperti mesin uap dan sarpras lainnya agar tidak terjadi lagi kejadian trouble kedepannya.

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan pasca peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, Selasa (22/12) Kapolda Banten meninjau akibat Ledakan yang diduga berasal dari area produksi.

“Semoga tidak ada kejadian seperti ini terulang lagi, agar Proses produksi dengan sesuai SOP dan memperhatikan serta mengecek secara rutin kondisi mesin. ” Tutup Edy Sumardi. (*/Raden)