Kapolda Banten Dampingi Jokowi ke Lokasi Bencana Lebak

91
Presiden Joko Widodo tiba di lokasi bencana banjir Lebak, Banten selasa (7/1), foto : istimewa

LEBAK, EKBISBANTEN.COM– Kepolisian Daerah (Polda) Banten, mendampingi kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Banten, Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Agung Sabar Santoso meninjau posko pengungsi korban terdampak banjir bandang dan Longsor di Banjar serta Pondok Pesantren La Tansa di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.

“Tadi saya ikut mendampingi Kapolda dan bapak Presiden, meninjau langsung di beberapa lokasi yang terdampak bencana, seperti Ponpes La Tanza, dan Posko Pengungsi di Lebak Gedong,” kata Kombes Pol Edy Sumardi saat ditemui di lokasi kunjungan, Selasa (7/1).

Meski baru di lantik, lanjut Edy, Kapolda Banten menyempatkan diri datang langsung meninjau situasi dan pengerahan personel di lokasi-lokasi terdampak bencana.

“Karena ingin secara langsung melihat kondisi serta penanganan apa saja yang sudah dilakukan oleh anggota Polda Banten,” ujarnya.

Untuk di ketahui, Banjir bandang disertai longsor di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Lebak antar lain Kecamatan LebakGedong, Sajira, Curugbitung, Maja, Cimarga dan Cipanas ini membuat 3.177 Kepala Keluarga (KK) mengungsi.

Edy melanjutkan, ribuan KK mengungsi diakibatkan dari rusaknya rumah dan terisolasinya beberapa desa karena jembatan yang hancur dan tidak adanya pasokan pangan serta kebutuhan lainnya.

“Posko pengungsian, perbaikan infrastruktur akses jalan kemudian penyaluran bantuan kebutuhan baik pengungsi maupun warga yang bertahan di tempat tinggalnya terus diupayakan Polda Banten dan instansi terkait lainnya,” jelas Edy.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (6/1/2020) kemarin, menginstruksikan jajaran untuk turun langsung ke lapangan dalam penanganan banjir yang terjadi di beberapa wilayah.

Secara khusus, ia menggarisbawahi soal pentingnya pemberian pelayanan kesehatan serta bantuan bagi warga terdampak banjir.

“TNI beserta Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana diminta untuk terjun langsung dan memberikan bantuan tenaga ke lokasi terdampak banjir,” tutup Edy. (rohman)