Jasa Raharja Cabang Banten Jamin Santunan Warga Serang yang Alami Kecelakaan di Cirebon

125
GERAK CEPAT: Kabagops Jasa Raharja Cabang Banten H. Kurnia Indrawan dan tim pelayanan Jasa Raharja Cabang Banten mengunjungi rumah ahli waris korban kecelakaan meninggal dunia di Cirebon asal Serang di Kampung Sentul Lio, RT 005, RW 003, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Rabu (16/6) malam). Selain korban jiwa, kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol Palikanci, KM 213 100, Cirebon, Jawa Barat tersebut juga menelan korban luka-luka. Foto: Istimewa

CIREBON, EKBISBANTEN.COM – Tiga warga Kampung Sentul Lio, RT 005, RW 003, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang meninggal dunia usai minibus yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Jalan Tol Palikanci, KM 213 100, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (16/6) siang.

Saat dikonfirmasi Ekbisbanten.com, Kepala Jasa Raharja Cabang Banten Dodi Apriansyah membenarkan informasi tersebut. Ia menyampaikan bela sungkawa dan turut prihatin atas kejadian musibah kecelakaan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mengaku telah bergerak untuk menindaklanjuti peristiwa dengan melakukan langkah cepat. “Sebagai antisipasi kami telah menindaklanjuti dengan langkah cepat. Bahkan saat mendapatkan informasi petugas Jasa Raharja Cabang Banten langsung mengunjungi rumah korban. Untuk penyerahan santunan akan kami serahkan besok kepada ahli waris,” kata Dodi Apriansyah.

“Berdasarkan laporan petugas Jasa Raharja, ketiga korban tersebut bernama Ica Aulia (5), Hengki Kurniawan (18) dan Ines Sentia Dewi Astrid. Infonya ketiganya dimakamkan di Semarang,” sambung Dodi.

Ia mengatakan, ketiganya diketahui berada di dalam minibus Toyota Avanza dengan nopol A 1860 FC. Selain menyebabkan tiga korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan tiga korban luka-luka.

Ketiga korban luka-luka itu yakni pengemudi minibus Islan Agusri (44), dua penumpang Sutiyem (36) dan Suria (66). Islan dan Sutiyem warga merupakan Kampung Kampung Sentul Lio, RT 005, RW 003, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang. Sedangkan Suria warga Desa Sukamarga, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Informasi yang kami terima, dari Jasa Cabang Jawa Barat (Jabar) kecelakaan yang melibatkan satu keluarga tersebut terjadi sekira pukul 12.50 WIB. Saat ini tiga korban luka-luka dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon dan biaya pengobatannya kami tanggung hingga Rp20 juta” katanya.

Ia menambahkan, minibus yang ditumpangi para korban diketahui berada di jalur A dan melaju dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah (Jateng). Tiba di lokasi kejadian, minibus yang ditumpangi korban ditabrak dari bagian belakang sebelah kiri oleh kendaraan yang belum diketahui identitas nomor polisinya.

Kerasnya tabrakan membuat minibus hilang kendali lalu oleng dan masuk ke median jalan tengah dan terjadi menabrak guardrill/pembatas jalan yang berada di sebelah kanan lalu terpental dan berhenti ke lajur kiri (lajur lambat). (ismet)