Jasa Raharja Apresiasi Peluncuran Aplikasi Ferizy

44
Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding turut menghadiri peluncuran aplikasi Ferizy oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dan Direktur Utama Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ira Puspadewi di Dermaga Eksekutif Merak Banten, Sabtu (25/7). (Foto: Ekbisbanten)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – PT Jasa Raharja menyambut positif peluncuran aplikasi Ferizy oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dan Direktur Utama Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ira Puspadewi di Dermaga Eksekutif Merak Banten, Sabtu (25/7).

“Sebab aplikasi Ferizy ini sangat baik, efektif dan efisien. Masyarakat tidak lagi perlu antre tiket, dan bisa langsung secara online melalui gadget, laptop melakukan pembelian tiket. Jadi uangnya tidak lagi bersentuhan dengan petugas, begitu juga untuk akurasi datanya.” ujar Kepala Jasa Raharja Cabang Banten Dodi Apriansyah disela-sela peresmian aplikasi Ferizy.

Selain Dodi Apriansyah, juga hadir Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding, Direktur Jaringan dan Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ahmad Solichin Lutfiyanto, Direktur Enterprises dan Business Service PT Telkom Indonesia Edi Witjara, dan Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero) Ferry Febriarto.

Ferizy merupakan layanan tiket berbasis online yang dapat diakses oleh pengguna jasa melalui website www.ferizy.com atau aplikasi di ponsel.

Sejak diterapkan mulai 1 Mei 2020 di empat pelabuhan utama ASDP, yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk, antusiasme pengguna jasa ferry yang membeli tiket online melalui Ferizy terus meningkat.

Aplikasi Ferizy diluncurkan untuk mempermudah perjalanan penumpang yang ingin melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan atau sebaliknya.

“Dengan peresmian aplikasi Ferizy ini bisa mempermudah para penumpang yang ingin melakukan penyeberangan, tanpa harus melakukan antre atau penumpukan di tempat pembelian tiket,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Foto :Ekbisbanten /Abdur Rohman

Menurut dia, aplikasi ini dapat digunakan oleh para pengendara yang hendak melakukan penyeberangan dari Bakauheni menuju Merak atau sebaliknya.

Selain itu, dengan penggunaan aplikasi ini para calon penumpang juga dapat melakukan pemesanan paling lama 60 hari sebelum keberangkatan atau 5 jam sebelum berangkat.

“Jadi sangat mudah dan gampang bila ingin melalukan pemesanan, bisa melalui aplikasi ini saja. Tidak harus lagi menumpuk dan datang ke tempat pembelian tiket, tetapi mesan dati rumah, di mana saja sudah dapat di pesan,” katanya.

Menteri BUMN Erick Thohir mengucapkan terima kasih kepada ASDP yang telah melakukan banyak inovasi untuk mempermudah para pengguna jasa penyeberangan.

Selain itu kata Erick, dengan aplikasi ini juga dapat mempermudah dan memaksimalkan integrasi daripada pelayanan publik ini.

“Insya Allah dengan niat yang baik ini bisa terlaksana dengan aman, lancar dan tidak ada hambatan selama aplikasi ini di gunakan,” jelasnya.

Erick menjelaskan, seluruh masyarakat yang menggunakan angkutan penyeberangan ini wajib mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah seperti gunakan masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak. Karena dengan mematuhi protokol kesehatan berarti sudah dapat memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Melawan COVID-19 ini untuk kesadaran yang harus dibangun kepada diri kita sendiri dan masyarakat itu sendiri kalau masyarakatnya sayang kepada keluarganya, sayang kepada yang ada di rumah sudah seyogyanya yang namanya protokol COVID-19 harus diutamakan tidak ada lagi istilahnya harus diancam ancam pakai masker didenda baru pakai masker,” katanya.

Ia mengimbau, dengan pakai masker, cuci tangan jaga jarak harus menjadi prioritas utama kalau mau kembali merasa aman. Pemerintah pusat dan seluruh pemerintah daerah tiada henti-hentinya terus memastikan protokol COVID-19 ini terlaksana.

Menteri BUMN dan rombongan pun langsung melakukan perjalanan ke Pelabuhan Bakauheni dan selanjutnya meninjau Menara Siger yang merupakan titik nol dari Sumatera dari Jawa. (Rohman)