Jangan Terkecoh! Ini Cara Bedakan Oli Asli atau Palsu

37

JAKARTA, EKBISBANTEN.COM – Pada era new normal ini penjualan mobil semakin meningkat, hal ini juga berimbas pada penjualan oli mobil. Banyaknya oknum nakal membuat konsumen harus lebih waspada.

Dalam kodisi sekarang masyarakat perlu lebih hati-hati dalam memilih oli yang hendak digunakan, paslnya ada saja sejumlah oknum nakal yang memproduksi oli pelumas palsu yang tentu saja dapat merugikan bagi para konsumennya.

“Sudah jelas banyak oli mobil palsu yang sudah beredar di pasaran. Hal ini memang harus diperhatikan oleh pemilik mobil ketika hendak membeli oli pelumas, sebab dampak yang akan terjadi akibat penggunaan oli palsu ini dapan berdampak pada komponen mesin,”
ujar Anjar Rosjadi, Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Dilansir Kompas, Rabu (29/7). 

Agar tidak tertipu saat membeli oli, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan: 

1. Nomor produksi 

Pastikan ketika Anda hendak membeli oli pelumas, periksa terlebih dahulu nomor identifikasi yang terletak di dua tempat berbeda, yakni pada tutup botol dan botol oli.

“Kedua nomor ini biasanya sejajar dan harus sama persis, jika salah satu angkanya berbeda maka sudah bisa dipastikan oli tersebut palsu,” kata Anjar. 

2. Perhatikan tutup botol

Produksi oli pelumas biasanya di produksi di pabrik yang sudah menggunakan teknologi yang modern dan maju. Dalam pembuatan tutup botol yang mereka produksi. Cirinya adalah tutup botol ini hanya dapat digunakan sekali, jika sudah dibuka maka akan mengalami kerusakan. Tujuannya untuk mencegah oknum nakal menggunakan kembali sebagai tutup botol daur ulang atau bekas.

Jika pemilik kendaraan mendapatkan kondisi oli pelumas dengan tutup botol yang tidak sempurna, sebaiknya pikiran kembali untuk menggunakannya.

3. Cermati label pada botol 

Beberapa produsen pelumas mengggunakan semacam logo hologram dan kode tersendiri untuk menunjukkan keaslian produk mereka. Sementara produk oli pelumas palsu biasanya menggunakan printing kualitas rendah karena logo dari produk asli akan di-scan dan dicetak ulang. Meski tampilan bisa terlihat sangat mirip, jika diteliti, akan ada perbedaan. Sebab, detail label yang digunakan berkualitas rendah. 

4. Bau dan warna 

Dari ketiga cara di atas, mungkin cara ini terbilang paling mudah untuk deteksi apakah pelumas tersebut asli atau palsu. Ciri khas dari oli asli adalah berwarna bening dan tidak berbau aneh, sedangkan oli palsu biasanya berbau gosong dan berwarna keruh.(*/Yohana)